Category: Workshop & Bimtek

  • Bupati Jember buka webinar Puslitkoka “Pemulihan Ekonomi Masyarakat Melalui Hilirisasi Kopi dan Kakao”.

    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia sukses menggelar acara webinar yang bertajuk “Pemulihan Ekonomi Masyarakat Melalui Hilirisasi Kopi dan Kakao “. Webinar ini dibuka oleh Ir. H. Hendy Siswanto selaku bupati jember. Webinar ini berlangsung pada tanggal 15 Juli 2021 dimulai pukul 09.00 WIB secara daring melalui platform zoom dan mengangkat tema alat mesin kopi dan kakao.
    Narasumber-narasumber yang memaparkan materi langsung dari ahlinya antara lain Arismaya Parahita, S.P. (Kepala Dinas
    Koperasi dan UKM Kabupaten Jember), Hendy Firmanto, S.T. MSc. (Manager CCSTP), Edy Suharyanto, S.TP., M.P. (Kasubbag. Produksi Alsin dan Produk Hilir Puslitkoka). Webinar kali ini dimoderatori oleh Fakhrusy Zakariyya, SP., MSc. (Peneliti Puslitkoka).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Kepala Dinas seluruh Indonesia baik Provinsi dan Kabupaten, Dekan Fakultas Mitra MBKM, Perbankan, MCB Malaysia dan SICAP Filipina, LSM, prosesor, pebisnis kafe, serta petani kopi dan kakao di Indonesia.

    Adapun Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi dan program untuk berkontribusi dalam pengembangan kopi dan kakao secara nasional, mensosialisasikan inovasi teknologi proses pengolahan kopi dan kakao skala UMKM sebagai inovasi unggul serta memberikan gambaran mengenai potensi agribisnis hilir kopi dan kakao.

    Harapan kedepan, puslitkoka bisa menghasilkan inovasi teknologi dan bersinergi dengan stakeholders untuk mendukung pengembangan perkebunan kopi dan kakao Indonesia sehingga melalui hal tersebut dapat meningkatan ekonomi masyarakat dan petani kopi dan kakao di seluruh Indonesia.

  • Peningkatan Kapasitas Petani Kopi melalui Kegiatan PERSIPPI Hasil Kolaborasi antara Puslitkoka dan Lestari

    Kegiatan pelatihan melalui sekolah lapang untuk peningkatan kapasitas petani terus dilakukan Puslitkoka dan Lestari. Dalam rangka pelaksanaan program kerjasama antara Puslitkoka dan Lestari yang didanai oleh Pemerintah Canada, FIT dan Inter Council Network lanjutan, Puslitkoka hadir untuk petani kopi di Sulawesi Selatan. Puslitkoka yang diwakili oleh tenaga ahli kopi yaitu Fitria Yuliasmara, SP., Diany Faila Sophia Hartatri, SP., MSc., dan Novie Pranata Erdiansyah, SP. MSi., dan Gito Nugraha Budikusuma, S.Tr., melaksanakan kegiatan PERSIPPI lanjutan.

    Beberapa Kegiatan PERSIPPI yang dilaksanakan oleh Puslitkoka dan Lestari yaitu Pembangunan demplot kopi arabika cerdas iklim dan ramah gender, Field school (Sekolah Lapang), Pelatihan Gender & Kepemimpinan untuk para petani kopi.

    Kegiatan kerjasama tersebut dilaksanakan pada 8 – 11 Juni 2021 di 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang petani kopi binaan lembaga setempat dengan materi yang dibawakan oleh para tim dari Puslitkoka dan juga Lestari.

    Kegiatan PERSIPPI ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan usahatani kopi terhadap perubahan iklim dan mengatasi permasalahan tenaga kerja melalui peningkatan keterlibatan perempuan baik dalam bidang on farm maupun off farm kopi.

  • Bimbingan Teknis Pascapanen Kakao di Desa Lung Anai, Kabupaten Kutai Kertanegara

    Pengelolaan Pascapanen kakao merupakan tahapan lanjut setelah tindak budidaya kakao yang terbilang relatif rumit dalam proses pengelolaannya, sehingga membutuhkan keahlian khusus dan teknologi yang tepat. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, diwakili oleh Bapak Hendy Firmanto S.T., M.Sc, selaku Kepala Kelompok Peneliti Pascapanen bersama Dinas Perkebunan Kalimantan Timur bersinergi mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Pascapanen Kakao di Desa Lung Anai, Kabupaten Kutai Kertanegara Kakao.


    Program pembinaan tersebut dilaksanakan pada 29 Maret – 1 April 2021 di di Desa Lung Anai, Kabupaten Kutai Kertanegara dan di fasilitasi oleh Disbun kabupaten Kutai Kertanegara. Program bimbingan teknis ini ditujukan kepada petani kakao binaan lembaga setempat dengan materi pengelolaan pascapanen kakao yang baik dan benar.


    Harapan kedepan dengan adanya program pembinaan tersebut dapat terwujudnya sinergi antara Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesai dengan Petani binaan binaan melalui Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara dan Dinas Perkebunan Kalimantan Timur berupa fasilitas sarana dan prasarana seperti pelatihan budidaya kakao dan mesin pengelolaan cokelat. Sehingga pengelolaan komoditi kakao dari hulu hingga hilir dapat optimal.

  • Pembinaan Kelembagaan Usaha Produksi Benih Kopi dan Kako Perkebunan di Kendari Sulawesi Tenggara

    Potensi pengembangan produksi benih komoditas perkebunan kopi dan kakao di Kendari Sulawesi Tenggara masih relatif dibawah standart mutu yang berlaku. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, diwakili oleh Bapak. Bayu Setyawan S.P., M.Sc, selaku Kepala Kelompok Peneliti Pemuliaan Tanaman Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia bersama Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sulawesi Tenggara bersinergi mengadakan kegiatan Fasilitasi Pembinaan Kelembagaan Usaha Produksi Benih Perkebunan berfokus pada komoditi Kopi dan Kakao.


    Program pembinaan tersebut dilaksanakan pada 17 – 18 Maret 2021 di Kendari Sulawesi Tenggara dan di fasilitasi oleh Balai Produksi Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP). Program pembekalan dan pembinaan ini ditujukan kepada pelaku penangkar benih Kopi dan Kakao di daerah tersebut dengan materi pengelolaan penyaluran produksi benih dan standarisasi mutu benih kopi dan kakao.

    Harapan kedepan dengan adanya program pembinaan tersebut dapat terwujudnya sinergi antara Dinas Perkebunan, Puslitkoka sebagai produsen benih dan penangkar dalam menghasilkan bahan tanam kopi dan kakao yang bermutu untuk petani.

  • Puslitkoka bersama Dekopi dan Fakultas Pertanian UGM Sukses Menyelenggarakan Webinar dalam rangka Peringatan Hari Kopi Nasional

    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia melalui Web Seminar Nasional sukses menggelar acara bertajuk “Hari Kopi Nasional” yang diresmikan pada tanggal 11 Maret 2018 oleh Dewan Kopi Indonesia. Kegiatan “Webinar Hari Kopi Nasional” berlangsung pada tanggal 10 Maret 2021 di Kantor Puslitkoka di Jl. PB Sudirman No 90 Jember.
    Mengangkat tema “Penerapan Inovasi Teknologi di Bidang kopi Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional”, melalui Webinar Hari Kopi Nasional diharapkan dapat mencari solusi permasalahan di Bidang Kopi untuk menjaga kejayaan kopi Indonesia dengan penerapan Inovasi Teknologi di Bidang Kopi dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Para Pakar Kopi, Perguruan Tinggi dan Juga Pemerintah Indonesia.


    Webinar Hari Kopi Nasional berisi 3 aspek Perkopian yang dibahas meliputi Penerapan Inovasi teknologi kopi bidang usaha sektor hulu (Budidaya dan Pasca Panen) , Penerapan Inovasi teknologi kopi bidang usaha sektor hilir (Pengolahan dan Pemasaran) dan Penerapan Inovasi teknologi kopi bidang usaha kerjasama antar lembaga yang terkait dalam perkopian nasional.


    Acara Webinar Hari Kopi Nasional dilaksanakan dengan kerjasama beberapa pihak, yakni Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Dewan Kopi Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kemudian didukung oleh Kementrian Riset, Teknologi & Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Kementrian Pertanian, Kementrian Perindrustrian dan disponsori oleh PT. Petrokimia Gresik, Vicco, Kopkar “Sekar”, Plantage dan Bank Rakyat Indonesia.


    Pada sesi pertama, ada beberapa narasumber: Menteri Menteri Ristek dan BRIN RI Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro, Ph. D, memaparkan materi tentang Konsep Pengembangan Daerah dengan Integrasi Penerapan Teknologi Inovasi Bidang Pangan (Kopi) yang dihasilkan oleh beberapa Insitusi Riset Terkait Komoditas Kopi meliputi, Klon Kopi Teknis Budidaya, Pasar dan Agroindustri, Pengolahan Kopi, Peralatan Proses, Pengembangan Produk, dan Sosial Kemasyarakatan. Dr. Mohammad Abdul Ghani (Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memaparkan Program Pengembangan Kopi PTPN Group yang masih memiliki produktivitas rendah (arabika 300 kg/ha dan rousta 450 kg/ha) dengan upaya penguatan peran PT Riset Perkebunan Nusantara, Strategi fokus komoditas menuju input yang optimum, dan memiliki unit bisnis hilirisasi maupun agrowisata. Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Heru Tri Widarto, S. Si., M.Sc memaparkan Kebijakan Pengembangan Kopi Nasional untuk menunjang perekonomian Indonesia di tengah masa pandemik Covid-19 dengan memanfaatkan keragaman jenis kopi diseluruh Indonesia meliputi Kopi Arabika, Robusta, Liberika dan Excelsa sebagai daya tarik wisatawan baik local maupun mancanegara.


    Sebelum dilanjutkan ke sesi selanjutnya, diadakan prosesi minum kopi bareng bersama para tamu undangan, narasumber dan stake holder perkopian Indonesia dan dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Kopi Inonesia Dr. Anton Apriyanto secara simbolis bersamaan sebagai wujud penghargaan hari kopi nasional dan harapan mengatasi permasalahan perkopian Indonesia agar semakin maju. Setelah itu ada pemaparan pemaparan materi tentang “Sekolah Ekspor Kopi” yang di promotori oleh Dewan Kopi Indonesia yang berkerja sama dengan Sekolah Ekspor Indonesia dengan harapan dapat mendorong dan mempercepat lahir eksportir kopi baru mencapai 500.000 eksportir kopi pada kurun waktu 2030 dengan memanfaatkan beberapa marketplace. Selain itu Dewan Kopi Indonesia juga telah mengagendakan penyelenggarakan International Coffea Expo 2022 di Jakarta. Pada akhir sesi pertama Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kaakao Indonesia Dr. Agung Wahyu Susilo, turut hadir dalam penyampaian sekilas materi terkait hasil Inovasi Puslitkoka meliputi bahan tanam kopi/kakao unggul, teknologi GAP kopi/kakao dan juga pengelolaan hulu maupun hilir.


    Kesimpulan dari acara Webinar Hari Kopi Nasional selain sebagai wujud apresiasi tahunan Kopi Nasional tetapi juga menjadi upaya solusi permasalahan dan tantangan kopi Nasional dari segala aspek hulu sampai hilir. Harapan kedepan dengan adanya kolaborasi antara lembaga melalui acara ini dapat mengembangkan sinergitas dan memajukan perkopian Nasional sehingga dapat membantu perekonomian Indonesia.


    (Fnd/red)

  • Virtual Meeting Bersama Gubernur Jawa Timur dengan tema “Penguatan Ekonomi Masyarakat Jatim Melalui Agribisnis Kopi dan Kakao Berbasis Kelompok Wanita dan Pemuda”.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka virtual meeting

    Sektor pertanian/perkebunan memberikan sumbangan sebesar 13,36% pada PDRB Jawa Timur. Sektor ini masih berpeluang besar untuk ditingkatkan guna mengungkit pertumbuhan ekonomi Jawa Timur karena potensinya yang masih sangat besar. Jawa Timur memiliki kesesuaian lahan yang luas untuk pengembangan kopi dan kakao. Selain itu, potensi lahan di Jawa Timur masih belum dimanfaatkan secara maksimal untuk agribisnis kopi dan Kakao.

    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui pertemuan secara virtual pada tanggal 19 Januari 2021. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia yang diwakili oleh Kepala Institusi, Dr. Agung Wahyu Susilo bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengangkat topik “Penguatan Ekonomi Masyarakat Jawa Timur
    melalui Agribisnis Kopi dan Kakao Berbasis Kelompok Wanita serta Pemuda”.

    Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh OPD Jawa Timur, antara lain Asisten II Sektas Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dinas Perkebunan Jawa Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.

    Pengembangan kopi dan kakao akan dilakukan secara komprehensif dari hulu sampai hilir. Rencana daerah pengembangan kopi dan kakao akan tersebar di berbagai wilyah di Jawa Timur. Adanya program ini diharapkan dapat memberdayakan pemuda dan wanita, dan sekaligus dapat mendukung peningkatan produksi kopi dan kakao nasional.

  • Focus Group Discussion Kopi dan Kakao Jawa Timur

    Sejarah panjang Kopi dan Kakao di Indonesia tidak lepas dengan pengembangan perkebunan di Jawa Timur. Java Coffee yang selama ini sudah terkenal di dunia berasal dari Jawa Timur. Java Fine Cocoa merupakan jenis kakao yang kualitasnya premium. Selain itu, Kopi dan Kakao merupakan komoditas yang banyak diusahakan oleh masyarakat perkebunan di Jawa Timur.


    Dalam rangka pengembangan Kopi dan Kakao di Jawa Timur, Dinas Perkebunan Jawa Timur dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia melaksanakan focus group discussion pada 11 Januari 2021 di Kantor Kaliwining Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. FGD tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur, Ir. Karyadi, MM. dan Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Dr. Agung Wahyu Susilo.

    Kepala PUSLITKOKA bersama Ka. Dis. Bun. Prov. Jawa Timur

    Dalam FGD tersebut, fokus topik yang dibahas adalah pengembangan kopi dan kakao di Jawa Timur dengan melibatkan peran pemuda dan wanita. Pemberdayaan pemuda dan wanita ini diharapkan dapat lebih meningkatkan agribisnis hulu-hilir kopi dan kakao.


    Pengembangan kopi dan kakao dilakukan dari hulu hingga hilir sehingga dampak dari pengembangan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung tidak hanya pada rumah tangga petani tetapi juga pada usaha agribisnis hilir kopi dan kakao.

  • BIMTEK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KOPI DAN KAKAO

    Menindaklanjuti komitmen Gubenur Jatim untuk program “Jatim Agro” khususnya untuk “Peningkatan Daya Saing Produk Agro” maka Disperindag Prov. Jatim didukung oleh PT. HM Sampoerna memfasilitasi kegiatan Bimtek bekerjasama dengan ICCRI Training Center Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Pembukaan Bimtek dilakukan oleh Kepala Disperindag Prov. Jatim, Dr. Ir. Drajat Irawan, SE., MT. Hadir dalam acara tersebut Bp. Rochimin, perwakilan PT. HM. Sampoerna dan Direktur Puslitkoka Dr. Agung Wahyu Susilo. Acara dikemas selama 2 hari untuk Produksi Kopi (31 Juli – 1 Agst 2019) sebanyak 50 peserta dan Produksi Kakao/Cokelat (02 – 03 Agst 2019) sebanyak 50 peserta. Bimtek ini diikuti oleh penggiat kopi dan kakao di Kabupaten Jember, yang terdiri dari IKM, Kedai kopi, IWJ maupun yang tergabung dalam Assosiasi / Komunitas Kopi dan Kakao.

  • Temu Lapang Kakao Tahun 2018

    Jember, 27/11/2018. Temu Lapang Kakao Tahun 2018 resmi digelar hari ini oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Diresmikan langsung oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Ir. Bambang Wahyu Dwi Antoro, MM. dengan didampingi oleh Direktur PT. Riset Perkebunan Nusantara Dr. Teguh Wahyudi, M. Eng  dan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. Acara ini dihadiri oleh 500 tamu undangan dari seluruh indonesia, baik dari akademisi, praktisi, pelaku bisnis, dan stake holder serta instansi pemerintah.