Festival Kopyor 2026: Sinergi Kolaborasi Riset, Edukasi dan Ekonomi Berkelanjutan
Bogor, 11 Juli 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Unit Bogor kembali menyelenggarakan agenda tahunan yaitu Festival Kopyor 2026. Acara berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kelapa kopyor sebagai komoditas unggulan Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi riset, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan agrowisata.
Festival secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor sebagai aset strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan riset, inovasi, serta sektor gastronomi di Kota Bogor.
"Pemerintah Kota Bogor mendukung penuh penyelenggaraan Festival Kopyor 2026 sebagai sarana edukasi publik sekaligus daya tarik agrowisata baru di Kota Bogor. Kelapa kopyor hasil inovasi PPKS terbukti memiliki kualitas unggul dan nilai ekonomi tinggi yang dapat mendorong UMKM dan pariwisata daerah," ujar Dedie.
Kepala PPKS Unit Bogor, Dr. Agung Wahyu Susilo, menjelaskan bahwa kelapa kopyor kultur jaringan hasil riset PPKS memiliki keunggulan produktivitas tinggi dengan tingkat kepastian kopyor mencapai 95-100% per tandan, jauh di atas kopyor alam biasa.
"Penyelenggaraan Festival Kopyor 2026 bertujuan untuk lebih mendekatkan hasil riset teknologi kultur jaringan kelapa kopyor kepada masyarakat luas, petani, pelaku industri olahan makanan, dan investor. Kami ingin kelapa kopyor tidak hanya dikenal sebagai buah eksotis, tetapi juga menjadi komoditas bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan," jelas Agung.
Festival Kopyor 2026 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain: bazar olahan kuliner dan minuman segar berbasis kelapa kopyor, pameran produk bibit kopyor bersertifikat, lokakarya teknik budidaya dan pemeliharaan pohon kopyor, lomba kreasimakanan kopyor antar-UMKM, serta wisata petik buah kopyor langsung di kebun percobaan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 2.500 orang selama dua hari pelaksanaan festival. Melalui kegiatan ini, PT RPN dan PPKS berharap popularitas dan adopsi budidaya kelapa kopyor unggul dapat semakin meluas di seluruh penjuru Indonesia.