Category: Dunia Perkebunan

Berita seputar perkebunan lingkup PT. RPN

  • Penandatanganan MoU antara PT RPN dengan Universiti Putra Malaysia pada Seminar One Health One World (OHOW) 2024

    Putrajaya, Malaysia, 11 Desember 2024 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) dan Universiti Putra Malaysia (UPM) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan ini berlangsung dalam acara The 3rd International Symposium on One Health One World (OHOW) 2024 yang diselenggarakan pada 10-11 Desember 2024 di Mercure Living Hotel, Putrajaya, Malaysia.
    Melalui penandatanganan MoU ini, kedua institusi berkomitmen untuk menjalankan berbagai program kerja sama strategis. Fokus utama dari kerja sama ini mencakup kolaborasi dalam penelitian bersama, pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan industri, serta peningkatan kualitas pendidikan melalui pertukaran pengetahuan dan sumber daya. Diharapkan, sinergi ini tidak hanya memperkuat jaringan penelitian di tingkat internasional, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan yang signifikan bagi kedua institusi.”


    Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan PT RPN, antara lain Direktur Iman Yani Harahap, SEVP Operation I Tjahjono Herawan, SEVP Operation II Misnawi, Kepala Divisi Operasional Riset Sri Wening, serta peneliti Iput Pradiko dan Nuzul Hijri Darlan yang turut berpartisipasi dalam sesi seminar OHOW 2024 dengan mempresentasikan makalah berjudul “Adapting to Climate Change: Mitigative and Adaptive Approaches in Indonesias Palm Oil Industry”.


    Dari pihak Universiti Putra Malaysia

  • PT RPN-Pusat Penelitian Karet sebagai Tuan Rumah International Rubber Conference 2024 Yogyakarta : New paradigm for Sustainable Natural Rubber Industry

    Yogyakarta, PT RPN-Pusat Penelitian Karet bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) selenggarakan International Rubber Conference (IRC) 2024 di Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta pada 19-21 November 2024 dengan dihadiri oleh 250 peserta yang berasal dari negara-negara anggota dan non anggota IRRDB seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Sri Lanka, Cote d’Ivoire, Cina, India, Kamboja, Myanmar, Jepang, Perancis, dan lainnya.

    Mengusung tema Embracing Circular Thinking: New paradigm for Sustainable Natural Rubber Industry, kegiatan yang ini membahas berbagai isu karet alam, seperti industri karet berkelanjutan, produktivitas, perlindungan tanaman, teknologi pengolahan, pengelolaan lingkungan dan sosial ekonomi

    Ada delapan pembicara dalam konferensi ini yakni dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Kantor Konsultan Investasi dari Singapura, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Asosiasi Inventor Indonesia (AII), IRRDB Fellow dari Malaysia, Lembaga Riset RIKEN dari Jepang, BKPM, Asosiasi Negara-negara Produsen Karet Alam (ANRPC) dan Kelompok Studi Karet International (IRSG).

    Kepala Pusat Penelitian Karet, Suroso Rahutomo menyebutkan bahwa “karet alam menjadi motor penggerak ekonomi di daerah pedesaan, khususnya di Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Komoditas ini menopang kehidupan sekitar 2,1 juta rumah tangga dan memberikan kontribusi devisa sebesar USD 1,76 miliar pada 2023” ungkap Suroso.


    Karet alam telah menjadi akselerator ekonomi bagi pembangunan daerah pedesaan di pulau-pulau besar seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, yang menopang kehidupan sekitar 2,1 juta rumah tangga. Karet alam juga terus memainkan peran penting sebagai komoditas strategis di sektor pertanian Indonesia, dengan kontribusi devisa sebesar USD 1,76 miliar pada tahun 2023. Karakteristik lain yang signifikan adalah sifat ramah lingkungan dari perkebunan karet, seperti kemampuan menyerap karbon dalam jumlah besar dan perannya dalam konservasi tanah serta air. Kami yakin, peran penting karet alam ini juga diakui oleh negara-negara penghasil karet alam lainnya.

    Disamping itu, industri karet alam juga menghadapi tantangan untuk meningkatkan produksi per unit lahan, merespons kenaikan biaya produksi, kekurangan tenaga kerja, perubahan iklim, percepatan masa belum menghasilkan, penerapan konsep ekonomi sirkular, serta kepatuhan terhadap regulasi internasional seperti Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR). Tantangan ini membutuhkan inovasi serta teknologi di berbagai bidang yaitu berupa output dari berbagai topik riset, diantaranya Good Agricultural Practice (GAP), Plant Protection and Breeding, Rubber Modification, Rubber Wood Utilization, Environmental and Climate Change, dan Socio Economic Issue.

    Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan standing applause dari anggota IRRDB akan keberhasilan penyelenggaraan IRC 2024 di Yogyakarta Indonesia. Konferensi ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara negara penghasil karet untuk berbagi inovasi dan strategi keberlanjutan, Suroso Rahutomo optimis, inisiatif yang dihasilkan dari IRC 2024 dapat memperkuat daya saing karet alam Indonesia di pasar global.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Karet
    Telp: +6711 7439493
    Ponsel: +6281361215741
    email: ppksembawa@puslitkaret.co.id

  • PT RPN-PPKS Salurkan Bantuan Donasi Pembangunan dan Renovasi Masjid, Masyarakat Merasakan Kehadiran Perusahaan

    Medan, 24 November 2024 – Sebagai bentuk kepedulian PT Riset Perkebunan Nusantara terhadap Masyarakat sekitar, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Riset Perkebunan Nusantara-PPKS kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan donasi untuk pembangunan dan renovasi Masjid Kwarta Desa Sampali Deli Serdang dan Masjid Nurul Muslimin di Sidorejo Hilir Kota Medan.
    Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim TJSL PT RPN kepada Pengurus Masjid Kwarta dan Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Nurul Muslimin. Acara penyerahan dilakukan di masing-masing lokasi, yakni di Desa Sampali, Deli Serdang, dan Jalan Tuasan No. 78 Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.
    Pengurus Masjid Kwarta mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian PT RPN-PPKS dalam membantu masyarakat “Terima kasih kami ucapkan kepada PT Riset Perkebunan Nusantara yang telah memberikan sumbangan bantuan untuk renovasi Masjid Kwarta Desa Sampali Kab. Deli Serdang” ujarnya.

    Hal serupa juga disampaikan juga oleh Ketua BKM Masjid Nurul Muslimin “Saya Ketua BKM Masjid Nurul Muslimin mewakili masyarakat kelurahan Sidorejo Hilir mengucapkan terimakasih yang sebanyak – banyaknya kepada PT Riset Perkebunan Nusantara atas penyerahan bantuan renovasi masjid Nurul Muslimin, semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat kami disini”.

    Donasi ini merupakan wujud nyata komitmen PT RPN-PPKS dalam menjalankan Program TJSL, dengan harapan masyarakat dapat merasakan kehadiran perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Kontribusi dan Prestasi PT RPN-P3GI pada Ajang National Sugar Summit (NSS) 2024

    Malang menjadi tuan rumah perhelatan National Sugar Summit (NSS) VII 2024 yang berlangsung pada 4-5 Desember. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Pergulaan Nasional Indonesia, bekerja sama dengan PT Kebon Agung sebagai tuan rumah, serta dihadiri oleh pelaku industri gula dari berbagai kalangan.


    Acara tahunan ini merupakan forum strategis bagi pelaku industri gula, pemerintah, dan akademisi untuk membahas percepatan swasembada gula nasional serta pengembangan bioetanol sebagai bioenergi. Mengusung tema “Optimalisasi Teknologi dan Kemitraan dalam Upaya Menunjang Produksi untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Gula Nasional,” NSS mencakup diskusi kebijakan, presentasi inovasi teknologi, serta penghargaan untuk pabrik gula dan petani berprestasi. Fokus utama meliputi efisiensi produksi, dampak perubahan iklim, dan peluang kolaborasi internasional.
    National Sugar Summit (NSS) VII 2024 diharapkan dapat menjadi momen refleksi dan evaluasi bersama serta mendukung tercapainya swasembada gula dalam waktu dekat. Ungkap Didid Taurisianto, Direktur Utama PT PG. Kebon Agung pada sambutan awal NSS 2024.

    Hadir pula sebagai keynote speech pada sesi pertama Breeder P3GI, Dr. Wiwit Budi Widyasari yang sekaligus pada kesempatan tersebut dianugerahi penghargaan sebagai Peneliti Produktif karena kontribusinya terhadap industri gula nasional.
    Pada agenda NSS tersebut diadakan field trip, salah satunya ke kebun persilangan benih milik PT RPN-P3GI di Sempalwadak. Kebun ini memegang peran penting dalam upaya mencapai target swasembada gula melalui pengembangan varietas unggul seperti POJ 2878 sebagai Wonder Cane saat itu, yang menjadi tumpuan dan penyelamat industri gula karena telah terbukti tahan terhadap wabah penyakit serai dan memiliki produktivitas tinggi.

    Proses perakitan POJ 2878 adalah contoh sukses dari penelitian jangka panjang, PT RPN-P3GI terus bekerja keras untuk menghasilkan Wonder Cane baru yang lebih cepat dirilis agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh petani dan pabrik gula di seluruh Indonesia. Dengan komitmen untuk mendukung swasembada gula dan keberlanjutan industri, PT RPN-P3GI terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat inovasi di sektor perkebunan gula.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • International Rubber Research and Development Board (IRRDB) Selenggarakan Training Fellowship Program Bersama PT PRN-Pusat Penelitian Karet

    Sembawa, 8 November 2024 – International Rubber Research and Development Board (IRRDB) bekerja sama dengan Pusat Penelitian Karet menyelenggarakan Training Fellowship Program di Aula Hevea, Pusat Penelitian Karet, Sembawa. Program ini berlangsung mulai 8 hingga 18 November 2024, dengan menghadirkan sejumlah peneliti, akademisi, dan profesional dari berbagai negara.
    International Rubber Research and Development Board (IRRDB) merupakan asosiai kerja sama antara lembaga, sebanyak 23 negara tercatat sebagai keanggotaan forum ini yang terdiri dari Peneliti, Akademisi hingga Tenaga Ahli Profesional dari berbagai negara. Training Fellowship Program ini adalah bagian dari rangkaian program tahunan yang diselenggarakan oleh IRRDB IRRDB untuk memajukan riset dan inovasi karet di negara-negara anggotanya.
    Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal IRRDB, Dato’ Seri Abdul Aziz S.A. Kadir, Mr. Tajuddin Ismail (IRRDB Fellow), Suroso Rahutomo (Kepala Pusat Penelitian Karet), manajemen dan peneliti Pusat Penelitian Karet, serta peserta dari 12 negara anggota IRRDB, yaitu China, Kamboja, Malaysia, Pantai Gading, Nigeria, Myanmar, Filipina, Sri Lanka, Thailand, Papua Nugini, dan Vietnam.

    Selama program pelatihan, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai topik-topik utama, seperti inovasi dalam produksi karet alam, metode peningkatan produktivitas, serta pendekatan keberlanjutan dalam pemanfaatan karet. Selain sesi teori, terdapat pula kunjungan lapang yang memungkinkan para peserta menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari. Acara tersebut juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memperluas jaringan profesional melalui networking session dan diskusi panel yang menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang.
    Menurut Dato’ Seri Abdul Aziz S.A. Kadir, “Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan industri karet global.”
    Suroso Rahutomo menambahkan, “Sebagai tuan rumah, Pusat Penelitian Karet mendukung penuh inisiatif IRRDB untuk mendorong kemajuan teknologi dan keberlanjutan dalam industri karet, serta memperkuat peran Indonesia sebagai pemain utama di pasar karet dunia.”

    Training Fellowship Program ini merupakan bagian dari komitmen tahunan IRRDB untuk memajukan penelitian, inovasi, dan kolaborasi di antara negara-negara anggotanya.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Karet
    Telp: +6711 7439493
    Ponsel: +6281361215741, +6281368739028
    email: ppksembawa@puslitkaret.co.id

  • Wujudkan Transformasi Digital: PT Riset Perkebunan Nusantara Luncurkan Aplikasi Palmpro

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara sukses menggelar peluncuran dan sosialisasi aplikasi inovatif Palmpro dalam acara yang diselenggarakan pada 21-22 November 2024 di Kantor Direksi PT RPN, Bogor. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di PT Perkebunan Nusantara IV, khususnya dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
    Palmpro, sebuah terobosan dari PT RPN-PPKS, dirancang untuk meningkatkan efisiensi manajemen perkebunan kelapa sawit. Dengan kemampuan monitoring dan evaluasi secara real time, aplikasi ini mendukung manajemen perkebunan yang efisien, efektif dan berbasis data.
    Acara diikuti oleh 50 peserta dari berbagai regional yang berasal dari PTPN IV, baik secara luring maupun daring, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai fungsi dan penggunaan aplikasi serta memastikan implementasi dapat berjalan efektif di setiap regional perusahaan.
    “Transformasi digital melalui Palmpro diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi manajemen Perkebunan pada PT Perkebunan Nusantara IV, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap daya saing perusahaan di sektor kelapa sawit,” ujar M. Edwin Syahputra Lubis, SEVP Riset, Inovasi dan Sustanibilty PT RPN, dalam sambutannya.

    Seiring dengan komitmen PT RPN untuk terus berinovasi dan mendukung digitalisasi di sektor perkebunan, Palmpro diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Pelayanan RIS
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Potensi Besar Intercropping Padi Gogo di Lahan Sawit, Solusi Jitu untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Bogor, 19 November 2024 – Indonesia terus berupaya mewujudkan swasembada pangan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengembangan sistem intercropping padi gogo di lahan peremajaan sawit rakyat (PSR). Hal ini dibahas mendalam pada Seminar Potensi Intercropping Padi Gogo di Lahan PSR yang diselenggarakan oleh IPB University bersama Holding Perkebunan Nusantara, PTPN III (Persero), dan PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) di Hotel Aston, Sentul.
    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebutkan salah satu Asta Cita Prabowo-Gibran yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
    Namun, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan, Sam Herodian, mengingatkan bahwa berbagai tantangan seperti perubahan iklim kondisi perekonomian global, gejolak harga pangan, peningkatan jumlah penduduk, alih fungsi lahan dan lainnya yang mengakibatkan menurunnya total luasan panen padi pada 2024 sebesar 1,64 persen dibanding tahun 2023, menjadi kendala yang harus diatasi. Beliau juga menyoroti target Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
    Seminar yang dihadiri sekitar 260 peserta ini termasuk para akademisi, praktisi pertanian, dan pemangku kepentingan terkait, menjadi wadah untuk merumuskan solusi konkret. Para peserta antusias mengikuti diskusi yang dipandu oleh moderator Tungkot Sipayung dengan narasumber para ahli dari RPN diantaranya Misnawi (SEVP Operation II), Sumaryanto (Peneliti), dan Ratnawati Nurkhoiry (Peneliti) dan dari IPB University Suryo Wiyono (Dekan Faperta), Suwarto (Guru Besar Departemen Agronomi) yang memaparkan potensi besar dari intercropping padi gogo di lahan PSR.

    Dalam diskusi, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan sawit PSR untuk intercropping padi gogo adalah inovasi strategis. Hal ini sejalan dengan komitmen PTPN dalam mendukung swasembada pangan nasional, sekaligus mengoptimalkan lahan perkebunan rakyat secara berkelanjutan.

    Puncak acara peluncuran program Intercropping Padi Gogo di Lahan PSR ditandai dengan seremoni penanaman padi secara simbolis sebagai komitmen dalam mendukung program ini untuk mewujudkan swasembada beras.

    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Operasional Riset
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Kebun Persilangan Benih, Apakah Masih diperlukan?

    National Sugar Summit (NSS) VII tahun 2024 yang diadakan di Pabrik Gula (PG) Kebon Agung, Malang, pada 4-5 Desember telah selesai. Acara tahunan ini merupakan forum strategis bagi pelaku industri gula, pemerintah, dan akademisi untuk membahas percepatan swasembada gula nasional serta pengembangan bioetanol sebagai bioenergi. Mengusung tema “Optimalisasi Teknologi dan Kemitraan dalam Upaya Menunjang Produksi untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Gula Nasional,” NSS mencakup diskusi kebijakan, presentasi inovasi teknologi, serta penghargaan untuk pabrik gula dan petani berprestasi. Fokus utama meliputi efisiensi produksi, dampak perubahan iklim, dan peluang kolaborasi internasional​. ​Hadir sebagai keynote speech pada sesi pertama Breeder P3GI, Dr. Wiwit Budi Widyasari yang sekaligus pada kesempatan tersebut dianugerahi sebagai Peneliti Produktif karena perannya terhadap Industri Gula Nasional.

    Pada agenda National Sugar Summit tersebut juga diadakan Field Trip salah satunya ke lokasi Kebun Persilangan Benih milik P3GI di Sempalwadak. Terakhir kali kegiatan persilangan dilakukan pada tahun 2014 sebanyak 500 persilangan yang diambilkan dana dari revitalisasi. Sejak 2017 sampai dengan sekarang, persilangan tidak dilakukan lagi. Jumlah koleksi plasma nutfah juga mengalami penurunan yang pada tahun 2014-2015 sebanyak 5.294 koleksi turun menjadi 2.464 koleksi pada tahun 2020. Hal tersebut menjadi keprihatinan kita bersama, sebab lambat laun kalau tidak diperhatikan dengan baik, koleksi tersebut akan terus turun bahkan akan menjadi punah. Tentu kita semua tidak berharap hal itu tidak terjadi.

    Peran kebun persilangan benih tidak bisa dikesampingkan dalam upaya meraih target swasembada gula. Kilas balik perjalanan POJ 2878 sebagai Wonder Cane saat itu yang menjadi tumpuan dan penyelamat industry gula karena ketahanan terhadah wabah penyakit sereh serta produktivitas yang tinggi saat itu. “Lahirnya” POJ 2878  melalui proses perakitan yang panjang sehingga mampu menghasilkan verietas unggul. Saat ini kebutuhan untuk mencari Wonder Cane baru terus dilakukan tanpa kenal lelah oleh PT Riset Perkebunan Nusantara, Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (PT RPN -P3GI) dan hal itu tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu kolaborasi dari seluruh pihak agar Wonder Cane baru lebih cepat dirilis dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh petani serta pabrik gula. 

    Sub Komersial Informasi

    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

    Jl. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan

    Jawa Timur

  • Kunjungan Direktur Utama PalmCo ke Kebun Percobaan NUSAKlon PT RPN PPKS : Dorong Produktivitas dan Inovasi Berkelanjutan


    Kunjungan Direktur Utama PalmCo ke Kebun Percobaan NUSAKlon PT RPN PPKS : Dorong Produktivitas dan Inovasi Berkelanjutan

    Medan, (25/10/2024) – Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Santosa melakukan kunjungan kerja ke Kebun Kelapa Sawit Adolina yang dikelola oleh PTPN IV Medan PPKS melalui Kerja Sama Operasi (KSO). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kebun percobaan NUSAKlon, serta memperkuat sinergi antara PalmCo dan PPKS. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan inisiatif baru yang dirancang oleh PT RPN-PPKS dalam rangka mendukung meningkatkan produktivitas dari pohon kelapa sawit.


    M. Edwin Syahputra Lubis, SEVP RIS PT RPN; Winarna, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit; Erna Yunita, Ketua Kelompok Peneliti Pemuliaan Tanaman; dan Peneliti lainnya turut hadir dan menyambut rombongan dari PalmCo. Kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi Direktur PalmCo untuk berdialog langsung dengan manajemen dan staf PT RPN-PPKS, yang mempresentasikan inovasi yang telah diterapkan untuk mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit yakni varietas terbaru hasil kultur jaringan.


    Direktur Utama PalmCo menekankan pentingnya inovasi terbaru terhadap prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan kebun kelapa sawit. “Klon semacam ini menjadi jawaban disaat kebutuhan green energy dan kebutuhan pangan atas sawit terus bertumbuh, sementara tanah terbatas, salah satunya adalah menanam kembali dengan varietas lebih tinggi lagi, otomatis hasil produksi meningkat tanpa harus menambah lahan” ungkapnya.

    Dengan kunjungan ini, PalmCo menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berdaya saing tinggi serta berwawasan lingkungan di Indonesia dan harapannya dengan adanya klon ini dapat diterapkan di kebun-kebun lainnya mengingat hasil produksinya diatas 30% di atas rata rata.

    Manajemen PT RPN-PPKS menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari PalmCo. Mereka berharap kolaborasi ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak, khususnya dalam menghadapi tantangan industri kelapa sawit yang terus berubah.

    Keterangan Lebih Lanjut
    PT RPN-Pusat Penelitian Kelapa Sawit
    Telp : 061 7862477
    Email : admin@iopri.org

  • Kunjungan Deputi BMKG ke PT RPN-PPKKI, Dukung Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Provinsi Jawa Timur Tahun 2024

    Jember (7/11/2024)-Deputi Bidang Meteorologi BMKG, M. Teuku Fahmi, beserta tim melakukan kunjungan ke PT Riset Perkebunan Nusantara-Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini berlangsung dalam rangka pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

    Dini Astika Sari selaku Kepala PPKKI beserta jajaran turut menyambut kunjungan tersebut, hadir berbagai tokoh penting pada agenda ini; Anung Suprayitno, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur;
    Marjuki, Direktur Layanan Iklim Terapan Kedeputian Klimatologi BMKG; Imam Sudarmaji, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Kab. Jember; Kepala Stasiun Geofisika Nganjuk; Kepala Stasiun Klimatologi Bali; Staf Kedeputian Klimatologi BMKG; Staf Stasiun Klimatologi Bali beserta Staf Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Kab. Jember.

    Pembukaan Sekolah Lapang Iklim yang diselenggarakan oleh BMKG dengan peserta sebanyak 35 orang yang berasal dari Puslitkoka ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai pemanfaatan data iklim dan cuaca yang dapat membantu merencanakan kegiatan pertanian secara lebih efektif dan berkelanjutan. Deputi BMKG dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha untuk meningkatkan ketahanan sektor pertanian menghadapi tantangan perubahan iklim.


    PT RPN-PPKKI sebagai Pusat Penelitian yang berfokus pada komoditas kopi dan kakao menjadi objek yang strategis sebagai peserta pada Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik di Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan BMKG ini.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas para peserta dalam menghadapi dinamika iklim, serta mendukung upaya peningkatan produktivitas kopi dan kakao di Provinsi Jawa Timur.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
    Telp : 0331757130
    Email : iccri@iccri.net