Category: Dunia Perkebunan

Berita seputar perkebunan lingkup PT. RPN

  • Kolaborasi Ditjenbun, PT RPN dan Produsen Benih Lainnya : Wujudkan Ketahanan Pangan Kabupaten Cianjur

    Cianjur, 16 April 2025 – Dalam rangka mendukung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kegiatan Penanaman dan Penyerahan Bantuan Benih Padi Gogo dilaksanakan di Desa Cikendi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, perusahaan produsen benih, dan petani dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan kering secara optimal.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia; Direktur Perbenihan Perebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia; Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur; Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Cianjur; Ketua Forum Perusahaan Benih Kelapa Sawit Indonesia (FKPB-KS), serta 14 Produsen Benih Kelapa Sawit, termasuk di dalamnya PT Riset Perkebunan Nusantara.

    Rangkaian acara diawali dengan penanaman benih padi gogo, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis benih padi gogo kepada perwakilan dari lima desa penerima manfaat di wilayah tersebut. Dalam kesempatan ini, sejumlah perusahaan yang berkontribusi aktif dalam penguatan ketahanan pangan turut menerima penghargaan atas peran dan dukungannya.

    Pada kesempatan ini, kehadiran PT RPN diwakilkan kepada SEVP Operation II, Dr. Ir. Misnawi yang mana pada sesi wawancara khusus mengungkapkan antusiasnya terkait agenda tersebut, “Produksi pangan dan ketahanan adalah marwah dan tanggung jawab bangsa, tidak ada pekerjaan berat apabila kita semua yg bergerak di produksi benih kelapa sawit maupun bidang lainnya mau bekerja sama bergandengan tangan, mensukseskan program ketahanan pangan ini” ungkap beliau.

    Ketua FKPB-KS, Dwi Aswono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “Ini merupakan amanah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Dalam kondisi dunia yang sangat dinamis, tidak ada pilihan bagi setiap negara selain mandiri secara pangan,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa, “Sejak dahulu benih sudah eksis. Mudah-mudahan sumbangsih ini dapat membuktikan bahwa swasembada adalah realita yang harus terjadi di Indonesia.”

    Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, yang hadir mewakili pemerintah daerah, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan konkret dari para mitra. “Cianjur masih memiliki angka kemiskinan yang tinggi. Oleh karena itu, kami harus bekerja keras dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kehadiran Bapak dan Ibu secara langsung memberikan bantuan nyata kepada kami,” ujarnya. Ia menilai bahwa lahan kering di Cianjur sangat potensial untuk pengembangan padi gogo, terutama di wilayah perbukitan yang tidak terjangkau irigasi. “Program ini sangat strategis dan kami optimis dapat memberikan manfaat jangka panjang.”

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, juga turut memberikan pandangannya. Ia menyebut bahwa potensi ekonomi dari program ini sangat besar. “Jika target 5220 hektar bisa terealisasi dengan produktivitas dua ton per hektar, maka akan ada Rp67,9 miliar yang berputar di Cianjur,” jelasnya. Ia juga memberi pesan khusus kepada generasi muda, terutama siswa sekolah pertanian yang turut hadir pada saat itu, untuk menjaga warisan budaya lokal. “Padi gogo adalah budaya lama orang Sunda, ketahanan pangan sejati itu adanya di desa. Kalau ketahanan pangan bisa diwujudkan, maka masing-masing desa akan bisa menyediakan makanannya sendiri,” tegas Heru.

    Melalui kolaborasi erat dan keberlanjutan program ini, seluruh pihak berharap terwujudnya swasembada pangan yang bukan sekadar impian, melainkan kenyataan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani di daerah.

    —

    Keterangan Lebih Lanjut:

    Divisi Sekretariat Perusahaan

    PT Riset Perkebunan Nusantara

    Ponsel: 0811-1380-3523

    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT RPN Gelar Halal Bihalal : Pererat Silahturahmi dan Sinergi

    Bogor, 11 April 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) menggelar acara Halal Bihalal pada Jumat (11/4) di Aula PT RPN, Bogor. Kegiatan ini mengusung tema “Silaturahmi Menyatukan Hati, Menguatkan Sinergi” sebagi wujud mempererat tali persaudaraan dan memperkuat sinergi antar insan RPN pasca perayaan Idul fitri 1446 H.Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan, termasuk Komisaris Utama, Direktur PT RPN, SEVP, IKBI, serta seluruh karyawan PT RPN Lingkup Taman Kencana, KP. Ciomas dan KP Cibodas.


    Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas antusiasme dan partisipasi seluruh pihak yang hadir.

    “Halal Bihalal merupakan agenda rutin yang selalu kita laksanakan dalam nuansa yang berbeda setiap tahunnya. Silaturahmi tidak terbatas pada satu waktu atau tempat, bahkan dapat dilakukan lintas keyakinan. Dari silaturahmi, akan lahir berbagai kebaikan yang memperkuat ikatan,” ujarnya.

    Senada dengan itu, Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia, juga berharap agar momentum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin “Semoga ini bisa menjadi momen kita untuk memahami bahwa komunikasi itu harus kuat dan RPN bisa terus berkembang. Organisasi yg kuat berasal dari sinergi yang kuat.” Tuturnya.


    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Samsul Basri yang membawakan materi bertema “Bekerja Lillah dan Billah”. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna bekerja dengan niat yang benar, yaitu semata-mata karena Allah SWT.

    “Segala aktivitas kita harus diawali dengan menyebut nama Allah. Tidak peduli apa jabatan kita, semua akan kehilangan keberkahan jika tidak disandarkan pada-Nya. Ada di antara kita yang dilapangkan rezekinya, ditinggikan jabatannya iitu semua adalah pertolongan Allah. Jangan pernah merasa sombong atau menyandarkan keberhasilan pada diri sendiri. Maka niatkanlah setiap aktivitas Lillah (karena Allah) dan Billah (dengan pertolongan Allah),” jelas Ustadz Samsul.

    Acara ditutup dengan momen saling bersalaman sebagai ekspresi silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar PT RPN, di mana peserta mengenakan busana nuansa putih yang mencerminkan kesederhanaan dan kesucian Idulfitri, membentuk barisan panjang dalam suasana hangat untuk saling memaafkan dan mempererat keakraban.

    Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai spiritual dan sinergi dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan semangat kebersamaan yang semakin erat, PT RPN optimis melangkah lebih kokoh menuju masa depan yang lebih baik.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • IKBI PT RPN Basis Kandir Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan “Rumah Harapan”

    Bogor, 7 Maret 2025 – IKBI PT RPN basis Kandir menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mengadakan kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari program kerja tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Maret 2025 (7 Ramadhan 1446H) ini berupa santunan serta pemberian bingkisan Ramadhan dan Lebaran kepada anak-anak di Panti Asuhan “Rumah Harapan” yang berlokasi di Karadenan, Kedung Halang, Kota Bogor.


    Acara ini dihadiri oleh pengurus IKBI PT RPN basis Kandir dari berbagai bidang, termasuk bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesekretariatan. Ketua dan Wakil Ketua IKBI PT RPN basis Kandir turut hadir sebagai perwakilan utama dalam kegiatan ini.


    Ketua IKBI PT RPN Basis Kandir, Ira Iman Yani Harahap, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan serta memberikan semangat kepada anak-anak panti asuhan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan.


    “Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan tetapi juga semangat bagi adik-adik di Panti Asuhan “Rumah Harapan” dalam menjalani Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga diisi dengan sesi motivasi bagi anak-anak panti, untuk menumbuhkan semangat dan optimisme dalam menghadapi tantangan hidup. Pengurus Panti Asuhan “Rumah Harapan” turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh IKBI PT RPN Basis Kandir.

    Melalui kegiatan ini, IKBI PT RPN Basis Kandir berkomitmen untuk terus menjalankan program bakti sosial secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur. IKBI juga berharap PT RPN dapat terus berkembang, sukses, dan mendapatkan keberkahan dalam setiap langkahnya.

    Keterangan Lebih Lanjut
    IKBI PT RPN basis Kandir
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • RPN Perkuat Implementasi GIS melalui Kuliah Umum Temu Praktisi Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE) untuk Transformasi Digital Perkebunan Kelapa Sawit

    Bekasi, 18 Maret 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) terus memperkuat perannya dalam pengembangan teknologi digital di sektor perkebunan dengan berpartisipasi aktif dalam Kuliah Umum Temu Praktisi bertajuk Ruang Lingkup dan Perkembangan Teknologi Geographic Information System di Perkebunan Kelapa Sawit. Acara yang diselenggarakan oleh Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE) ini menghadirkan dosen, mahasiswa program studi Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, serta praktisi dari Terra Drone dan tim NusaGIS PT RPN.


    Sebagai perusahaan riset dalam sektor perkebunan, PT RPN melalui unit NusaGIS berkomitmen untuk mempercepat adopsi teknologi GIS guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit. Kuliah umum ini menjadi forum strategis bagi akademisi dan praktisi untuk membahas penerapan GIS dalam mendukung pengelolaan perkebunan secara presisi.


    Teknologi GIS memiliki peran penting dalam mendukung efisiensi dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit. Pemanfaatan GIS memungkinkan pemetaan lahan yang presisi, analisis kesuburan tanah yang lebih akurat, analisis hara dan rekomendasi pemupukan digital, analisis karbon stok perkebunan kelapa sawit, deteksi dini penyakit tanaman, serta perencanaan jalur transportasi yang optimal.


    Dalam sambutannya, Kepala Program Studi Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Politeknik CWE menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT RPN dalam acara ini.

    “saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa dalam memahami perkembangan teknologi GIS untuk perkebunan. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan kurikulum berbasis GIS serta program sertifikasi bagi dosen dan mahasiswa,”.

    Kuliah umum ini menghadirkan dua pemateri utama yaitu Masyitah Tri Andari (NusaGIS PT RPN) yang mengulas peran strategis teknologi GIS dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi perkebunan kelapa sawit, serta Faris Hizba (Terra Drone) yang membahas implementasi drone dalam pemetaan dan analisis perkebunan. Diskusi interaktif yang berlangsung setelahnya menunjukkan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dengan berbagai pertanyaan kritis mengenai penerapan GIS di lapangan.

    Selain memberikan wawasan baru bagi peserta, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap teknologi GIS, perluasan akses terhadap data spasial yang lebih akurat, serta pemahaman lebih lanjut mengenai regulasi yang mendukung implementasi teknologi ini. Politeknik CWE bersama NusaGIS PT RPN berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa yang lebih kompeten dalam menghadapi tantangan digitalisasi, khususnya di bidang GIS perkebunan kelapa sawit.

    Sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di sektor perkebunan, PT RPN terus menghadirkan solusi berbasis GIS yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta keberlanjutan usaha. Dengan keahlian dan pengalaman yang luas, PT RPN siap mendukung serta membuka peluang kerja sama strategis bagi perusahaan yang ingin berinovasi dengan solusi berbasis data guna mendorong digitalisasi perkebunan.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi DSDMTI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PERKUAT SISTEM DIGITALISASI : PT RPN GELAR PELATIHAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) DASAR

    Bogor, 7 Maret 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Geographic Information System (GIS) untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam penggunaan teknologi GIS. Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 4 hingga 7 Maret 2025, dan diikuti oleh peserta dari berbagai pusat penelitian di lingkungan PT RPN.


    Pelatihan ini bertujuan membekali tim NusaGIS dengan keterampilan dasar dalam mengoperasikan perangkat lunak GIS serta memahami konsep pemetaan dan analisis spasial. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan GIS dalam operasional NusaGIS guna mendukung sistem pengelolaan data yang lebih efektif.


    Kegiatan ini dibuka oleh SEVP Business Support PT RPN, Edy Suprianto, yang menekankan pentingnya pemahaman GIS Dasar bagi setiap komoditas serta kolaborasi antar pusat penelitian dalam lingkup PT RPN.


    Pelatihan mencakup sesi teori, workshop, dan diskusi kelompok yang dipandu oleh tujuh narasumber internal berpengalaman, yakni Masyitah Tri Andari, Maulana Abdul Hakim, Melania Intan Titisana, Jamin Saputra, Panca Agus Prianto, dan Dedi Anwar. Materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar GIS, pengenalan ArcGIS, retifikasi, data spasial, topologi geodatabase, serta penerapan GIS dalam analisis spasial dan pembuatan peta.


    Selain teori, peserta juga mengikuti sesi praktik yang mencakup penyusunan dan pengelolaan layer di ArcMap, pengeditan data spasial dan atribut, pembuatan serta evaluasi topologi database, overlay data spasial, hingga penyusunan layout peta.

    Pada sesi penutupan, Project Manager NusaGIS PT RPN, Heri Santoso, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat diimplementasikan secara luas dalam operasional perusahaan. “Melalui pelatihan ini, kami berharap teknologi GIS dapat mempermudah pekerjaan serta diterapkan pada seluruh komoditas di PT RPN,” ujarnya.


    Dengan berakhirnya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengoperasikan perangkat lunak GIS secara mandiri serta mengembangkan sistem pengelolaan data yang lebih terstruktur. Dengan demikian,iImplementasi GIS yang lebih efektif akan mendukung pertumbuhan PT RPN secara berkelanjutan.


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Tingkatkan Efisiensi Produksi Gula Kristal Putih : P3GI-PT RPN Selenggarakan Pelatihan Intensif Kristalisasi 3 Tingkat ACD

    Senin, 24 Februari 2025 – Pusat Penelitian Perkebunan Indonesia (P3GI)-PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri gula nasional dengan menyelenggarakan pelatihan sistem masak (kristalisasi) 3 tingkat ACD. Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi Gula Kristal Putih (GKP) ini diikuti oleh peserta dari PG Telogo Kelang.


    Secara khusus, pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai teknologi kristalisasi modern, optimalisasi proses produksi guna mencapai efisiensi maksimal, serta penerapan teknik terbaik dalam menghasilkan GKP berkualitas premium. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang transfer ilmu dari para pemateri yang memiliki keahlian di industri gula kepada para peserta.


    Direktur PG Telogo Kelang, A.M. Arofat, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif P3GI-PT RPN “Pelatihan ini sangat penting bagi kami di PG Telogo Kelang untuk terus meningkatkan kualitas produksi gula. Dengan adanya transfer ilmu dari para ahli, kami dapat mengadopsi teknologi dan teknik terbaru yang akan membantu kami mencapai efisiensi produksi yang lebih tinggi dan menghasilkan GKP berkualitas premium,” ujar Arofat.


    Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing industri gula nasional. Dengan mengadopsi teknologi modern dan teknik produksi yang lebih baik, diharapkan produksi GKP di Indonesia dapat memenuhi standar kualitas nasional serta internasional, sehingga mampu bersaing di pasar global.


    Sebagai lembaga yang terus berinovasi, P3GI-PT RPN berkomitmen untuk menghadirkan pelatihan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan industri. Fleksibilitas dan responsivitas dalam menghadapi dinamika industri gula menjadi salah satu keunggulan utama P3GI-PT RPN dalam memberikan solusi pelatihan yang efektif dan berkelanjutan.

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan industri gula nasional dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat global, serta mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat. Pelatihan ini terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak yang tertera, jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas produksi gula bersama para ahli di P3GI-PT RPN.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • Kontribusi PT RPN pada Program Relawan Bakti BUMN Batch VII : Kuatkan Potensi Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Dusun Bayan

    Dusun Bayan, 17 Februari 2025 – Program Relawan Bakti BUMN Batch VII yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN berlangsung pada 17-19 Februari 2025 di 10 titik lokasi di seluruh Indonesia, termasuk Dusun Bayan, Lombok Utara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran BUMN dalam pengembangan sosial melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dari 100 peserta yang terseleksi, Sdri. Rokhana Faizah dari PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) terpilih sebagai relawan di lokasi Lombok.


    Program ini mengusung tema “Menjaga Warisan Budaya, Menguatkan Potensi Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat” dengan subtema khusus untuk Desa Bayan, yakni “Pangadeg Bumi Bayan, Sengkerang Pangrajin Rasa” yang menekankan pada pemberdayaan desa melalui pengelolaan budaya dan potensi alam. Fokus kegiatan meliputi lingkungan, ekonomi, pendidikan, serta sosial dan kesehatan, dengan tujuan mendukung pencapaian SDGs dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T.


    Kegiatan ini diawali dengan penyambutan oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Avirianto Suratno kepada tim relawan di Bandara Lombok Praya, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

    “Melalui Program Relawan Bakti BUMN ini, kami tidak hanya ingin memberikan bantuan sesaat, tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Bayan agar dapat berdiri di atas kaki sendiri. Ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo yang mengutamakan ekonomi kerakyatan dan kemandirian bangsa, kami percaya bahwa dengan membangun potensi lokal, kita dapat menciptakan perubahan besar yang berkelanjutan.” ungkap Avirianto.

    Setelah penyambutan kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Bayan. Sebanyak 10 relawan yang berasal dari 10 entitas BUMN turut serta dalam program ini, diantaranya berasal dari PT Riset Perkebunan Nusantara, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Indonesia, PT Reska Multi Usaha KAI, PT MIND ID, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Dayamitra Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Jasamarga Tollroad Operator, PT PLN Nusantara Power dan PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi.


    Pada hari pertama, prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan iringan Gendang Beleg dan penyambutan oleh pemangku adat di Rumah Adat Bayan. Tim relawan kemudian dibagi ke dalam kelompok untuk mengajar di SD 1 Bayan dan MTs Babul Mujahiddin, mengajarkan pengelolaan sampah, kesehatan gigi, anti-bullying, serta memberikan penyuluhan kepada orang tua mengenai dukungan terhadap cita-cita anak. Selain itu, dilakukan pembersihan dan renovasi fasilitas sekolah bersama siswa dan guru secara gotong royong.

    Pada hari kedua, kegiatan berlanjut dengan belajar mengajar di SD 2 Bayan, revitalisasi Air Mandala, serta pelatihan digital marketing untuk UMKM lokal. Tim relawan juga mendampingi anak-anak di Pojok Baca, memberikan edukasi literasi serta workshop pemasaran digital bagi UMKM untuk memperluas jangkauan produk mereka. Selain itu, dilakukan penyuluhan pengelolaan makanan sehat dan konsultasi parenting bagi para orang tua, di bidang lingkungan, relawan turut serta dalam pembersihan kawasan Air Mandala, yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

    Pada hari ketiga, tim RBB melaksanakan penanaman 200 pohon pucuk merah di Masjid Kuno Beleq, diikuti dengan olahraga bersama warga dan penanaman bibit padi di tanah adat. Tim juga menyelenggarakan pelatihan pengelolaan keuangan bagi UMKM, mengadakan workshop pembuatan buket bunga untuk remaja Bayan, serta menggali potensi pengembangan Desa Wisata Bayan sebagai gerbang pendakian Gunung Rinjani.

    Acara ditutup dengan seremoni perpisahan di Balai Desa Bayan, yang menampilkan tarian khas Bayan, sambutan warga, serta pertunjukan drama dan tari dari tim RBB. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi relawan dalam memahami dan berkontribusi terhadap pemberdayaan komunitas lokal.


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Produksi RIS
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Puslitkoka-PT RPN Gelar Collaboration Research Expose: Dorong Inovasi Dan Pengembangan Industri Kakao Di Indonesia

    Jember, 17 Februari 2025 – Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka)-PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), menjadi tuan rumah acara Collaboration Research Expose pada Senin, 17 Februari 2025. Acara ini menghadirkan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga penelitian dalam upaya memperkuat inovasi dan pengembangan industri kakao di Indonesia.

    Kegiatan ini diinisiasi untuk menjawab tantangan dalam industri kakao, termasuk peningkatan inovasi, dukungan pendanaan, serta penguatan strategi pengembangan kakao. Berbagai pemangku kepentingan hadir, termasuk manajemen puncak R&D Global Mondelez, SEVP Operation I PT RPN serta Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Selain itu, perwakilan dari pemerintah seperti Direktur Penggalangan Dana BPDP dan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang bergabung secara daring.


    Collaboration Research Expose bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga penelitian dalam pengembangan industri kakao, mengidentifikasi strategi terbaik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao di Indonesia, serta menyampaikan hasil penelitian terbaru yang dapat memberikan solusi bagi tantangan industri kakao. Selain itu, acara ini juga mendorong investasi dan pendanaan guna mendukung industri kakao yang berkelanjutan. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini mencakup peningkatan kerja sama antara sektor penelitian dan industri kakao, terciptanya inovasi dalam budidaya dan pengolahan kakao, serta terbukanya peluang investasi dan pendanaan yang lebih luas bagi industri ini.


    Acara ini diawali dengan sambutan dari berbagai perwakilan, termasuk Michelle Pickering selaku Senior VP R&D and Chocolate Mondelez yang menekankan komitmen Mondelez dalam mendukung inovasi dan pengembangan kakao yang berkelanjutan.
    Michael Geary, Senior Director of R&D & Chocolate Mondelez, menggarisbawahi pentingnya kerja sama sektor swasta dengan lembaga penelitian.


    “Apresiasi saya yang setinggi-tingginya untuk kerja sama yang luar biasa ini. Semoga kita bisa terus bekerja sama dengan sukses di masa depan”, ungkap Tjahjono Herawan, SEVP Operation I PT RPN pada sambutannya.


    Kegiatan ini diisi dengan pemaparan hasil penelitian dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, diskusi mengenai strategi pengembangan industri kakao dan pendanaannya, serta sesi tanya jawab untuk menampung masukan dari berbagai pihak.

    Diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi antara penelitian dan industri guna menghasilkan inovasi baru, meningkatkan investasi dalam industri kakao di Indonesia, serta mendukung kebijakan yang lebih baik untuk pertumbuhan industri kakao yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang semakin erat, industri kakao di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan, termasuk para petani kakao.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
    Telp : 0331757130
    Email : iccri@iccri.net

  • Kunjungan Kerja Sama Ajinomoto Ke P3GI-PT RPN: Identifikasi Kombinasi Sistem Budidaya Terbaik

    Pasuruan, 25 Februari 2025 –Ajinomoto Co., Inc. melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)-PT RPN guna memperkuat kerja sama penelitian bertajuk “The Development of Sugarcane Regenerative Agriculture by Using Combination Farming Systems to Increase Sugarcane Productivity”. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kombinasi sistem budidaya terbaik yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tebu tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca serta memperbaiki kondisi lingkungan.


    Kunjungan ini dihadiri oleh Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Hermawan Prajudi beserta tim, yang disambut baik oleh Kepala P3GI, Aris Lukito beserta jajaran manajemen. Dalam sambutannya, Hermawan Prajudi menyampaikan harapannya agar kerja sama ini menghasilkan inovasi yang berkontribusi positif bagi sektor perkebunan.

    “Kami berharap kerjasama ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tebu dan gula, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui praktik perkebunan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya Hermawan Prajudi.


    Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi diskusi mendalam terkait pendekatan ilmiah dalam sistem pertanian regeneratif, diikuti dengan kunjungan lapangan ke area percobaan di Kebun Percobaan P3GI Pasuruan. Penelitian ini merupakan bagian dari komitmen Ajinomoto Co., Inc. dalam mendukung praktik pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.


    Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kerja sama ini adalah Ajinomoto Amina, pupuk cair yang dihasilkan dari sisa produksi Ajinomoto. Produk ini telah diuji coba di kebun percobaan P3GI dan terbukti dapat meningkatkan hasil panen serta kesehatan tanaman. Melalui pemanfaatan limbah produksi, Ajinomoto Co., Inc. menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas tebu dan gula seraya menjaga keseimbangan ekosistem.


    Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat ditemukan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi budidaya tebu sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kunjungan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Ajinomoto Co., Inc. dan P3GI-PT RPN dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • PT RPN bersama Holding PTPN dan PASPI Gelar Seminar Nasional : Bahas Masa Depan dan Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045

    Jakarta, 24 Februari 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) bersama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menegaskan komitmennya dalam penguatan industri kelapa sawit sebagai sektor strategis dalam perekonomian nasional melalui Seminar Nasional bertema “Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Senin, (24/02/2025).


    Seminar ini bertujuan untuk menyoroti kontribusi kelapa sawit dalam sektor agribisnis serta upaya peningkatan pendapatan nasional dari 5% menjadi 8% per tahun sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Berbagai pemangku kepentingan di industri kelapa sawit turut hadir, termasuk perwakilan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan lembaga riset. Diskusi dalam seminar ini berfokus pada strategi dan kebijakan yang diperlukan guna memastikan keberlanjutan industri kelapa sawit dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


    Acara tersebut dihadiri oleh moderator dan sejumlah narasumber, antara lain Musdhalifah Machmud (Kemenko Perekonomian), Dwi Sutoro (Direktur Pemasaran Holding PTPN), Delima Hasri Azahari (Ketua Umum GPPI), Bungaran Saragih (PASPI), Puspita Suryaningtyas (Kementerian PPN/Bappenas), Tungkot Sipayung (Direktur Eksekutif PASPI), Iman Yani Harahap, (Direktur PT RPN), Hariyadi (Rumah Sawit Indonesia), Dodik Ridho Nurrochmat (IPB University), Sri Raharjo (Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi, UGM), dan Pranoto Hadi Raharjo (Direktur PT LPP Agro Nusantara).

    Seminar ini diawali dengan sambutan dari Bungaran Saragih, selaku Dewan Pembina PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute), yang menyampaikan dan menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

    “Kelapa sawit memiliki peran strategis dalam membangun Indonesia, menjadi penyumbang bisnis terbesar dalam lima tahun ke depan. Dengan hilirisasi pertanian yang dipimpin oleh sawit, pertumbuhan 8% bukan sekadar mimpi. Produktivitas benih terus meningkat, dan sawit tumbuh secara berkelanjutan. Reforestasi serta pemanfaatan hutan dan kebun sawit tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi bangsa,” ungkap Bungaran.


    Pada kesempatan yang sama, Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap, menekankan pentingnya peningkatan produktivitas kelapa sawit serta tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Dengan dukungan dari berbagai pihak, PT RPN berupaya mendorong transformasi industri sawit yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi ekonomi nasional.


    “Peningkatan produktivitas sawit krusial untuk Indonesia Emas 2045. Tantangan lahan, pupuk, dan tenaga kerja perlu diatasi dengan intensifikasi, mekanisasi, serta peremajaan sawit. PT RPN merekomendasikan action plan mencakup produksi dan produktivitas CPO (Crude Palm Oil), bauran mandatory, serta penguatan konsumsi CPO untuk biodiese,.” jelas Iman.


    Sejalan dengan Program Strategis PTPN, Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Dwi Sutoro, pada paparannya menyampaikan bahwa industri kelapa sawit memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, tantangan seperti keberlanjutan lingkungan dan tata kelola industri yang lebih efisien tetap menjadi perhatian utama.

    “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran industri sawit nasional melalui optimalisasi produktivitas, hilirisasi produk, serta peningkatan daya saing di pasar global. Upaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,” ujar Dwi.


    Saat ini PT RPN telah menjalankan beberapa strategi peningkatan produktivitas yang akan terus dilakukan. Dari aspek agronomi, pemuliaan dan akan melakukan pengembangan benih unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, meningkatan praktik GAP dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan, dan efisiensi efektivitas pemupukan melalui penerapan berbagai teknologi.


    Di sisi teknologi pertanian dan inovasi digital, RPN juga melakukan pemanfaatan teknologi sensor dan IoT untuk pemantauan kesehatan tanaman dan manajemen hara berbasis presisi, penggunaan drone dan citra satelit dalam pemetaan dan pemantauan kebun secara real-time, hingga penerapan mekanisasi perkebunan untuk efektivitas dan efisiensi pekerjaan.

    “Dari sisi keberlanjutan, kami terus berupaya melakukan pencegahan degradasi tanah dan perbaikan kualitas tanah melalui konsep kesehatan tanah dengan permanfaatan produk samping, penerapan praktik kultur teknis yang ramah lingkungan, sampai dengan implementasi sertifikasi keberlanjutan (ISPO, RSPO),” ungkap Iman.

    Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang memperdalam pembahasan mengenai strategi peningkatan produktivitas kelapa sawit dan penguatan kebijakan industri untuk mencapai keberlanjutan sektor ini. Sesi ini memungkinkan para peserta untuk bertukar pandangan serta merumuskan langkah yang dapat diterapkan dalam industri kelapa sawit ke depan bukan hanya kepada industri kelapa sawit melainkan juga untuk Pemerintah.


    PT RPN berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam penguatan industri kelapa sawit, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Sekretariat Perusahaan
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id