Category: Dunia Perkebunan

Berita seputar perkebunan lingkup PT. RPN

  • Puslitkoka-PT RPN Gelar Collaboration Research Expose: Dorong Inovasi Dan Pengembangan Industri Kakao Di Indonesia

    Jember, 17 Februari 2025 – Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka)-PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), menjadi tuan rumah acara Collaboration Research Expose pada Senin, 17 Februari 2025. Acara ini menghadirkan kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga penelitian dalam upaya memperkuat inovasi dan pengembangan industri kakao di Indonesia.

    Kegiatan ini diinisiasi untuk menjawab tantangan dalam industri kakao, termasuk peningkatan inovasi, dukungan pendanaan, serta penguatan strategi pengembangan kakao. Berbagai pemangku kepentingan hadir, termasuk manajemen puncak R&D Global Mondelez, SEVP Operation I PT RPN serta Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Selain itu, perwakilan dari pemerintah seperti Direktur Penggalangan Dana BPDP dan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang bergabung secara daring.


    Collaboration Research Expose bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga penelitian dalam pengembangan industri kakao, mengidentifikasi strategi terbaik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao di Indonesia, serta menyampaikan hasil penelitian terbaru yang dapat memberikan solusi bagi tantangan industri kakao. Selain itu, acara ini juga mendorong investasi dan pendanaan guna mendukung industri kakao yang berkelanjutan. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini mencakup peningkatan kerja sama antara sektor penelitian dan industri kakao, terciptanya inovasi dalam budidaya dan pengolahan kakao, serta terbukanya peluang investasi dan pendanaan yang lebih luas bagi industri ini.


    Acara ini diawali dengan sambutan dari berbagai perwakilan, termasuk Michelle Pickering selaku Senior VP R&D and Chocolate Mondelez yang menekankan komitmen Mondelez dalam mendukung inovasi dan pengembangan kakao yang berkelanjutan.
    Michael Geary, Senior Director of R&D & Chocolate Mondelez, menggarisbawahi pentingnya kerja sama sektor swasta dengan lembaga penelitian.


    “Apresiasi saya yang setinggi-tingginya untuk kerja sama yang luar biasa ini. Semoga kita bisa terus bekerja sama dengan sukses di masa depan”, ungkap Tjahjono Herawan, SEVP Operation I PT RPN pada sambutannya.


    Kegiatan ini diisi dengan pemaparan hasil penelitian dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, diskusi mengenai strategi pengembangan industri kakao dan pendanaannya, serta sesi tanya jawab untuk menampung masukan dari berbagai pihak.

    Diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi antara penelitian dan industri guna menghasilkan inovasi baru, meningkatkan investasi dalam industri kakao di Indonesia, serta mendukung kebijakan yang lebih baik untuk pertumbuhan industri kakao yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang semakin erat, industri kakao di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan, termasuk para petani kakao.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
    Telp : 0331757130
    Email : iccri@iccri.net

  • Kunjungan Kerja Sama Ajinomoto Ke P3GI-PT RPN: Identifikasi Kombinasi Sistem Budidaya Terbaik

    Pasuruan, 25 Februari 2025 –Ajinomoto Co., Inc. melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)-PT RPN guna memperkuat kerja sama penelitian bertajuk “The Development of Sugarcane Regenerative Agriculture by Using Combination Farming Systems to Increase Sugarcane Productivity”. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kombinasi sistem budidaya terbaik yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tebu tetapi juga mengurangi emisi gas rumah kaca serta memperbaiki kondisi lingkungan.


    Kunjungan ini dihadiri oleh Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Hermawan Prajudi beserta tim, yang disambut baik oleh Kepala P3GI, Aris Lukito beserta jajaran manajemen. Dalam sambutannya, Hermawan Prajudi menyampaikan harapannya agar kerja sama ini menghasilkan inovasi yang berkontribusi positif bagi sektor perkebunan.

    “Kami berharap kerjasama ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tebu dan gula, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui praktik perkebunan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya Hermawan Prajudi.


    Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi diskusi mendalam terkait pendekatan ilmiah dalam sistem pertanian regeneratif, diikuti dengan kunjungan lapangan ke area percobaan di Kebun Percobaan P3GI Pasuruan. Penelitian ini merupakan bagian dari komitmen Ajinomoto Co., Inc. dalam mendukung praktik pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.


    Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kerja sama ini adalah Ajinomoto Amina, pupuk cair yang dihasilkan dari sisa produksi Ajinomoto. Produk ini telah diuji coba di kebun percobaan P3GI dan terbukti dapat meningkatkan hasil panen serta kesehatan tanaman. Melalui pemanfaatan limbah produksi, Ajinomoto Co., Inc. menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas tebu dan gula seraya menjaga keseimbangan ekosistem.


    Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat ditemukan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi budidaya tebu sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kunjungan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Ajinomoto Co., Inc. dan P3GI-PT RPN dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • PT RPN bersama Holding PTPN dan PASPI Gelar Seminar Nasional : Bahas Masa Depan dan Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045

    Jakarta, 24 Februari 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) bersama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menegaskan komitmennya dalam penguatan industri kelapa sawit sebagai sektor strategis dalam perekonomian nasional melalui Seminar Nasional bertema “Peran Strategis Kelapa Sawit Menuju Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Senin, (24/02/2025).


    Seminar ini bertujuan untuk menyoroti kontribusi kelapa sawit dalam sektor agribisnis serta upaya peningkatan pendapatan nasional dari 5% menjadi 8% per tahun sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Berbagai pemangku kepentingan di industri kelapa sawit turut hadir, termasuk perwakilan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan lembaga riset. Diskusi dalam seminar ini berfokus pada strategi dan kebijakan yang diperlukan guna memastikan keberlanjutan industri kelapa sawit dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


    Acara tersebut dihadiri oleh moderator dan sejumlah narasumber, antara lain Musdhalifah Machmud (Kemenko Perekonomian), Dwi Sutoro (Direktur Pemasaran Holding PTPN), Delima Hasri Azahari (Ketua Umum GPPI), Bungaran Saragih (PASPI), Puspita Suryaningtyas (Kementerian PPN/Bappenas), Tungkot Sipayung (Direktur Eksekutif PASPI), Iman Yani Harahap, (Direktur PT RPN), Hariyadi (Rumah Sawit Indonesia), Dodik Ridho Nurrochmat (IPB University), Sri Raharjo (Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi, UGM), dan Pranoto Hadi Raharjo (Direktur PT LPP Agro Nusantara).

    Seminar ini diawali dengan sambutan dari Bungaran Saragih, selaku Dewan Pembina PASPI (Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute), yang menyampaikan dan menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

    “Kelapa sawit memiliki peran strategis dalam membangun Indonesia, menjadi penyumbang bisnis terbesar dalam lima tahun ke depan. Dengan hilirisasi pertanian yang dipimpin oleh sawit, pertumbuhan 8% bukan sekadar mimpi. Produktivitas benih terus meningkat, dan sawit tumbuh secara berkelanjutan. Reforestasi serta pemanfaatan hutan dan kebun sawit tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi bangsa,” ungkap Bungaran.


    Pada kesempatan yang sama, Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap, menekankan pentingnya peningkatan produktivitas kelapa sawit serta tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Dengan dukungan dari berbagai pihak, PT RPN berupaya mendorong transformasi industri sawit yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi ekonomi nasional.


    “Peningkatan produktivitas sawit krusial untuk Indonesia Emas 2045. Tantangan lahan, pupuk, dan tenaga kerja perlu diatasi dengan intensifikasi, mekanisasi, serta peremajaan sawit. PT RPN merekomendasikan action plan mencakup produksi dan produktivitas CPO (Crude Palm Oil), bauran mandatory, serta penguatan konsumsi CPO untuk biodiese,.” jelas Iman.


    Sejalan dengan Program Strategis PTPN, Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Dwi Sutoro, pada paparannya menyampaikan bahwa industri kelapa sawit memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, tantangan seperti keberlanjutan lingkungan dan tata kelola industri yang lebih efisien tetap menjadi perhatian utama.

    “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran industri sawit nasional melalui optimalisasi produktivitas, hilirisasi produk, serta peningkatan daya saing di pasar global. Upaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial,” ujar Dwi.


    Saat ini PT RPN telah menjalankan beberapa strategi peningkatan produktivitas yang akan terus dilakukan. Dari aspek agronomi, pemuliaan dan akan melakukan pengembangan benih unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, meningkatan praktik GAP dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan, dan efisiensi efektivitas pemupukan melalui penerapan berbagai teknologi.


    Di sisi teknologi pertanian dan inovasi digital, RPN juga melakukan pemanfaatan teknologi sensor dan IoT untuk pemantauan kesehatan tanaman dan manajemen hara berbasis presisi, penggunaan drone dan citra satelit dalam pemetaan dan pemantauan kebun secara real-time, hingga penerapan mekanisasi perkebunan untuk efektivitas dan efisiensi pekerjaan.

    “Dari sisi keberlanjutan, kami terus berupaya melakukan pencegahan degradasi tanah dan perbaikan kualitas tanah melalui konsep kesehatan tanah dengan permanfaatan produk samping, penerapan praktik kultur teknis yang ramah lingkungan, sampai dengan implementasi sertifikasi keberlanjutan (ISPO, RSPO),” ungkap Iman.

    Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang memperdalam pembahasan mengenai strategi peningkatan produktivitas kelapa sawit dan penguatan kebijakan industri untuk mencapai keberlanjutan sektor ini. Sesi ini memungkinkan para peserta untuk bertukar pandangan serta merumuskan langkah yang dapat diterapkan dalam industri kelapa sawit ke depan bukan hanya kepada industri kelapa sawit melainkan juga untuk Pemerintah.


    PT RPN berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam penguatan industri kelapa sawit, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Sekretariat Perusahaan
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Kolaborasi Strategis: Penandatanganan MoU Antara PT Riset Perkebunan Nusantara dan Bell Living Lab untuk Mewujudkan Model Bisnis Berkelanjutan

    Jakarta, 11 Desember 2024 – Dalam langkah nyata menuju pengembangan model bisnis berkelanjutan, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Kurva Lonceng Khatulistiwa – Bell Living Lab. Penandatanganan ini berlangsung dalam acara Final Showcase Program Pikiran Terbaik Negeri yang diselenggarakan oleh Yayasan BUMN di Jakarta.


    Acara ini mendapat dukungan dari Kementerian BUMN dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk sponsor, mitra strategis, outreach partners, media partners, para venture capital (VC), wirausaha sosial, panel ahli, perwakilan duta besar, NGO, serta tamu undangan lainnya.

    Penandatanganan MoU ini ditandatangani oleh M. Edwin Syahputra Lubis selaku SEVP Riset, Inovasi, dan Sustainability PT RPN serta disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir. Dalam sambutannya, Erick Thohir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.


    “Kolaborasi seperti ini adalah langkah strategis untuk menjawab tantangan bangsa di sektor pangan dan lingkungan. Dengan semangat keberlanjutan, kita bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam,” ujar Erick Thohir.

    Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dalam rangkaian inisiatif strategis yang dirancang untuk menjawab tantangan global di sektor pangan dan lingkungan. Didukung oleh Yayasan BUMN, program ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan dan membangun kolaborasi strategis yang memperkuat visi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.

    MoU penelitian dan pemanfaatan limbah organisk menjadi biomaterial ramah lingkungan. RPN perushaan yang melakukan usaha di bidang penelitan dan pengembangan komoditas perkebunan beserta turunannya.

    Bell living perusahan bergerak dibidang pengelolaan limbah organik dan pengembangan biomateral ramah lingkungan. Bahwa dalam rangka pengelolaan limbah organik menjadi biomaterial ramah lingkungan merupakan langkah penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, mendukung keberlanjutan ekosistem dan penerapan konsep ekonomi sirkular dengan mendasarkan pada keperluan kolaborasi penelitian dan kolaborasi multistakeholder yang menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan MoU ini menjadi langkah awal dari rangkaian inisiatif strategis untuk menjawab tantangan global di sektor pangan dan lingkungan. Dengan dukungan Yayasan BUMN, kerja sama ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan dan membangun sinergi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.


    Fokus utama dari kerja sama ini adalah penelitian dan pemanfaatan limbah organik menjadi biomaterial ramah lingkungan. PT RPN, yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan, menggandeng Bell Living Lab, perusahaan yang mengelola limbah organik serta mengembangkan biomaterial berkelanjutan. Inisiatif ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, mendukung keberlanjutan ekosistem, serta mengimplementasikan konsep ekonomi sirkular melalui kolaborasi riset dan kerja sama lintas pemangku kepentingan.


    CEO Bell Living Lab, Arka, menyatakan, “Kami sangat antusias menjalin kemitraan dengan PT RPN. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk mewujudkan inovasi yang berdampak nyata dan menciptakan ekosistem agribisnis yang lebih berkelanjutan.”


    Kerja sama antara PT RPN dan Bell Living Lab diharapkan akan menciptakan model bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi petani, pelaku agribisnis, dan ekosistem lingkungan secara menyeluruh.

    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Pelayanan OP II
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT Riset Perkebunan Nusantara Gelar Rapat Koordinasi Tahunan: Perkuat Expert System Strategi Pemasaran Yang Terintegrasi dan Efisien

    Malang, 12 Februari 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tahunan pada pada 12 Februari 2025 di Golden Tulip Holland Resort, Batu, Malang, Jawa Timur. Mengusung tema “The Game Changer: Leveraging Expert System and Strategic Marketing”, rapat ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja serta merancang langkah-langkah inovatif dalam pengembangan riset dan pemasaran perkebunan.
    Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen PT RPN, dan turut hadir Komisaris Utama, Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) RPN, serta Pengurus Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT RPN.


    “Dengan mengusung tema The Game Changer, kita ingin memastikan bahwa PT RPN mampu beradaptasi dengan perkembangan industri serta memperkuat daya saing melalui expert system dan pemasaran strategis (strategic marketing),” ungkap Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia dalam sambutannya.

    Direktur PT RPN juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit dalam menerapkan inovasi dan mengoptimalkan hasil riset perkebunan. “Kami terus mendorong sinergi antara pusat penelitian dan unit bisnis untuk menciptakan solusi yang berdampak nyata bagi industri perkebunan nasional,” ungkapnya.
    Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para peneliti, PT RPN juga memberikan penghargaan kepada tiga peneliti berprestasi, yaitu:

    • Iput Pradiko – Pusat Penelitian Kelapa Sawit
    • Ernayunita – Pusat Penelitian Kelapa Sawit
    • Indah Anita Sari – Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia

    Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi serta mendorong pengembangan riset yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

    Sebagai penutup rangkaian acara, PT RPN mengukuhkan komitmen bersama yang ditandatangani oleh Direktur PT RPN, Senior Executive Vice President, Kepala Pusat Penelitian lingkup PT RPN, serta Kepala Divisi PT RPN. Komitmen ini menjadi simbol keseriusan perusahaan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab secara profesional, serta mengoptimalkan pemanfaatan riset dan teknologi dalam mendukung keberlanjutan industri perkebunan..


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Sekretariat Perusahaan
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PPKS-PT RPN Terima Kunjungan IKOPIN University: Inisiasi Kerja Sama Pengembangan Kelapa Kopyor

    Bogor, 17 Februari 2025 – Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Unit Bogor-PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menerima kunjungan dari IKOPIN University dalam rangka inisiasi kerja sama pengembangan kelapa kopyor. Kegiatan ini berlangsung di Aula Laboratorium Biak Sel dan Mikropropagasi PPKS Unit Bogor, Ciomas, Kota Bogor.

    PPKS Unit Bogor merupakan bagian dari PT RPN yang berfokus pada penelitian dan pengembangan di sektor perkebunan, termasuk riset dan inovasi dalam kultur embrio kelapa kopyor. Sementara itu, IKOPIN University adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada pengembangan ekonomi berbasis koperasi dan kewirausahaan. Kunjungan ini berangkat dari ketertarikan IKOPIN University terhadap potensi usaha kelapa kopyor dan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama strategis antara kedua institusi, baik di bidang akademik maupun bisnis, serta mendorong diseminasi ilmu pengetahuan yang lebih luas.

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya Wakil Rektor IV IKOPIN University, Agus Sudarya; Ketua IKOPIN Business Unit, Marsma TNI (Purn.) Bayu Roostono, yang juga bertindak sebagai narasumber; serta Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Abdul Hakim. Turut hadir Direktur Inovasi, Sarah Aini, yang berperan dalam mendukung pengembangan kerja sama ini.

    “Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi kelapa kopyor berbasis riset, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri,” ujar Bayu Roostono. Hal ini mendapat sambutan positif dari Wakil Kepala PPKS, Riza Arief Putranto serta Kepala Unit Bogor PPKS, Agus Susanto yang menegaskan kesiapan untuk menjalin sinergi demi pengembangan potensi kelapa kopyor berbasis riset.

    Rangkaian acara mencakup sesi pemaparan mengenai potensi dan prospek bisnis kelapa kopyor kultur embrio, diikuti dengan kunjungan ke laboratorium, nursery, dan kebun. Delegasi IKOPIN University menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inovasi yang telah dikembangkan oleh PPKS Unit Bogor.

    Inisiasi kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut ke tahap implementasi yang lebih konkret, yang nantinya akan dituangkan dalam bentuk Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK). Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata dalam pengembangan usaha kelapa kopyor serta memperkuat aspek akademik dan penelitian di bidang terkait.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Kelapa Sawit
    Telp : 061 7862477
    Email : admin@iopri.org

  • Eksplorasi Teknologi Pertanian: Mahasiswa Universitas Muria Kudus Kunjungi P3GI -PT RPN

    Pasuruan, 17 Februari 2025 – Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus, mengadakan field trip edukatif ke Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN). Kegiatan ini diadakan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan dan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai inovasi di industri perkebunan tebu serta teknologi pengolahan gula, yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan perekonomian nasional.

    Selama kunjungan, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek penelitian dan penerapan teknologi dalam industri perkebunan tebu. Mereka mempelajari proses budidaya tebu, teknik panen, hingga teknologi produksi gula. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan para peneliti dan praktisi industri untuk memahami tantangan serta peluang dalam pengembangan sektor perkebunan.
    Selama kunjungan, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek penelitian dan penerapan teknologi dalam industri perkebunan tebu. Mereka mempelajari proses budidaya tebu, teknik panen, hingga teknologi produksi gula. Selain itu, para mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan peneliti dan praktisi industri guna memahami tantangan serta peluang dalam pengembangan sektor perkebunan.

    Sebagai bagian dari program akademik yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman lapangan yang berharga, kegiatan ini didukung oleh peneliti dari P3GI-PT RPN, yaitu Danang Permadhi, Silvia Lindawati dan Sahrul Dwi Riyadi.


    “P3GI-PT RPN memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pengembangan teknologi dan inovasi di sektor perkebunan tebu. Melalui penelitian dan penerapan teknologi terkini, kami berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas gula nasional” Ujar Danang Pemadhi pada paparannya.


    Para mahasiswa yang mengikuti field trip juga menyampaikan kesan positif atas pengalaman mereka. Salah satu mahasiswa, Rina Wijayanti, mengungkapkan, “Kunjungan ini sangat membuka wawasan kami tentang industri perkebunan tebu dan produksi gula. Kami bisa melihat langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam skala besar, mulai dari budidaya hingga pengolahan. Ini sangat berbeda dengan apa yang kami pelajari di kelas.”


    “Melalui pengalaman langsung di lapangan, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat bagaimana inovasi dan penelitian diterapkan dalam industri. Dengan bekal ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan,” tambah Danang Permadhi.

    Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga membuka perspektif mereka mengenai pentingnya inovasi dan riset dalam industri pertanian. Diharapkan, ilmu dan motivasi yang diperoleh selama kunjungan ini dapat diaplikasikan dalam studi mereka serta mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian di masa depan.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • Mahasiswa Universitas Brawijaya Pelajari Warisan Industri Gula di P3GI-PT RPN

    Pasuruan, 18 Februari 2025 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Brawijaya melaksanakan kunjungan studi ke Pusat Penelitian dan Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) yang merupakan bagian dari PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) di Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan perpustakaan dan pelestarian arsip, mengingat P3GI telah diakui sebagai Memory of The World oleh UNESCO berkat kontribusinya dalam dokumentasi sejarah industri gula di Indonesia.

    Dalam kunjungan ini, para mahasiswa berkesempatan menjelajahi Perpustakaan Lama P3GI-PT RPN, yang menyimpan koleksi langka dan bernilai sejarah. Mereka mendapatkan wawasan langsung mengenai sejarah perpustakaan tersebut serta bagaimana perannya dalam menjaga dan mendokumentasikan perkembangan industri gula dari masa ke masa.
    Kepala Sub Bagian Komersial dan Informasi P3GI-PT RPN, Praditya Firmansyah, memberikan pemaparan mengenai perbedaan antara Perpustakaan Lama dan Perpustakaan Baru serta bagaimana peran strategis P3GI-PT RPN dalam pelestarian pengetahuan, yang menjadi faktor utama di balik pengakuan UNESCO terhadap institusi ini. Ia menegaskan bahwa pengakuan UNESCO terhadap P3GI tidak terlepas dari upaya institusi dalam mengadaptasi perkembangan zaman tanpa meninggalkan warisan intelektual yang berharga.
    “Perpustakaan merupakan pusat pelestarian pengetahuan yang terus berkembang dan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Inilah yang menjadi faktor utama Perpustakaan P3GI-PT RPN diakui oleh UNESCO, dan saya harap kalian sebagai calon pustakawan dapat terus menjaga dan mengembangkan warisan ini” ujar Praditya Firmansyah dalam paparannya.

    Kunjungan ini turut mendapat dukungan dari perwakilan Minvetcad Brawijaya V/Pasuruan 16, yang berperan dalam memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan serta memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa dalam menggali pengetahuan lebih dalam mengenai pengelolaan dan pelestarian arsip.

    Melalui kunjungan ini, diharapkan mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Brawijaya semakin memahami pentingnya peran perpustakaan dan arsip dalam menjaga warisan budaya serta sejarah bangsa, sekaligus mengaplikasikan wawasan yang diperoleh dalam bidang akademik dan profesional mereka di masa depan.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Sub Komersial Informasi
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    Jln. Pahlawan No. 25 Kota Pasuruan, Jawa TImur
    +62 852-3148-4696

  • Perkuat Ekspor, PPTK-PT RPN dan HKTI Jabar Siapkan Business Matching di Myanmar

    Bandung, 13 Februari 2025 – Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat akan berpartisipasi dalam kegiatan Business Matching di Myanmar yang dijadwalkan pada Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan teh dan kopi Indonesia ke pasar internasional, khususnya di Myanmar.
    Sebagai lembaga penelitian yang berfokus pada pengembangan dan inovasi di sektor teh dan kina, PPTK-PT RPN berperan dalam memastikan kualitas dan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global. Pertemuan awal terkait rencana kegiatan ini telah digelar pada Kamis, 13 Februari 2025, di Pusat KUD Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 641, Bandung.

    Dalam audiensi ini, perwakilan PPTK-PT RPN Hilman Maulana, Peneliti Ahli Muda beserta jajaran dan HKTI Jawa Barat, Rakha Wahyu, Wakil Ketua Umum Divisi Regenerasi Petani beserta jajaran membahas mengenai strategi promosi dan potensi pasar di Myanmar. Diskusi ini menitikberatkan pada persiapan dan optimalisasi partisipasi dalam Business Matching guna membuka peluang ekspor bagi produk pertanian Indonesia.

    Dalam kegiatan Business Matching nanti, HKTI Jawa Barat akan membawa sejumlah produk unggulan, termasuk kopi dan teh berkualitas tinggi. Adapun produk teh dari PPTK yang akan diperkenalkan adalah Silver Dew White Tea, Pure Heritage Gambung, dan Woods Oolong. Produk-produk ini dipilih karena memiliki keunikan dan nilai jual tinggi di pasar internasional.


    “Kami berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha tani dalam meningkatkan daya saing produk di pasar global. Melalui sinergi ini, kami berharap teh dan kopi Indonesia semakin kuat di pasar ekspor serta membuka peluang kemitraan strategis yang berkelanjutan,” ujar Hilman Maulana, Peneliti PPTK-PT RPN.
    Sementara itu, Rakha Wahyu, Wakil Ketua Umum Divisi Regenerasi Petani pun menambahkan, “Kemitraan ini bukan hanya tentang ekspor, tetapi juga tentang membangun ekosistem pertanian yang lebih inovatif dan berkelanjutan bagi para petani kita.”

    Kolaborasi erat antara lembaga penelitian, organisasi petani, dan mitra dagang internasional diharapkan mampu memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu produsen teh dan kopi berkualitas tinggi di dunia.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Teh dan Kina
    Telp: +6222 5928186
    Ponsel: +6281772863764
    email: secretariat@iritc.org

  • Partisipasi PT RPN dalam Rapat Kerja Komunikasi & Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group Tahun 2025

    Bogor, 21-22 Januari 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group Tahun 2025. Acara ini menjadi momentum strategis bagi PTPN Group dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat strategi komunikasi serta implementasi program TJSL yang berkelanjutan.

    Rapat kerja yang berlangsung selama dua hari di Hotel Pullman Ciawi Vimala Hills Resort & Convention ini dihadiri oleh perwakilan berbagai anak perusahaan PTPN Group, termasuk PTPN I, PTPN IV, PT SGN, serta anak perusahaan non-PTPN.

    Dengan mengusung tema “Membangun Paradigma Citizen Social Responsibility dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Dampak Berkelanjutan,” hari pertama rapat kerja TJSL menyoroti pentingnya kolaborasi, tata kelola yang baik, serta inovasi program berbasis dampak.

    Acara dibuka dengan Keynote Speech oleh Direktur Manajemen Risiko PTPN III (Persero), M. Arifin Firdaus, dan Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Eko Adi Cahyono. Sesi selanjutnya diisi dengan pemaparan dan diskusi yang menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Board of Expert ESQ SDGs Academy, Arief Muftie; Chairperson of Advisory Board Social Investment Indonesia, Jalal; serta Koordinator pada Asdep Bidang TJSL KBUMN, Fahrudin.

    Dalam kesempatan tersebut, Koordinator TJSL menegaskan bahwa pelaksanaan program TJSL harus selaras dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/03/2023, yang menekankan prinsip terintegrasi, terarah, terukur dampaknya, serta memiliki akuntabilitas.

    Koordinator TJSL menekankan tujuan program TJSL berdasarkan aturan menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/03/2023 dengan prinsip Terintegrasi, terarah, terukur dampaknya dan akuntabilitas.

    “Program TJSL kini lebih mengedepankan konsep Creating Shared Value (CSV), di mana perusahaan dan masyarakat memperoleh manfaat bersama,” ujar Fahrudin dalam pemaparannya.

    Pada hari kedua, rapat kerja komunikasi mengusung tema “Akselerasi Asta Cita melalui Penguatan Fungsi Komunikasi PTPN Group.” Diskusi mendalam dilakukan untuk memperkuat strategi komunikasi perusahaan dalam mendukung pencapaian visi dan misi PTPN Group.

    Sejumlah narasumber hadir dalam sesi ini, termasuk Staf Khusus I Menteri BUMN, Arya M. Sinulingga; Sekretaris Perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero), Misran; CEO dan Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari; Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi, Dian Safitri; serta Direktur Spora Communication, Teguh Usis.

    Pada sesi kedua, Arya M. Sinulingga menyoroti peran strategis PTPN dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Dalam konteks visi Indonesia Emas 2045, PTPN berkomitmen untuk mencapai swasembada gula dan minyak goreng, serta mengembangkan energi terbarukan.

    “Strategi komunikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai kontribusi PTPN terhadap pembangunan berkelanjutan dan keberlanjutan lingkungan, serta memperkuat citra perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan” Ujar Arya.

    Sementara itu, Misran, Sekretaris Perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero), menekankan pentingnya strategi komunikasi dalam mendukung keberhasilan perusahaan. “Untuk pertama kalinya, kita mengadakan rapat kerja sekretaris perusahaan guna membahas strategi komunikasi ke depan. Hal ini penting, karena komunikasi yang efektif merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan,” ujarnya.

    Melalui rapat kerja ini, semakin disadari bahwa sinergi antara komunikasi dan TJSL merupakan elemen kunci dalam mewujudkan visi besar perusahaan. Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, PT Riset Perkebunan Nusantara bersama PTPN Group berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pembangunan Indonesia menuju 2045.


    Keterangan Lebih Lanjut
    Divisi Sekretariat Perusahaan
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id