Category: Dunia Perkebunan

Berita seputar perkebunan lingkup PT. RPN

  • Kolaborasi Inovasi Perkebunan: PT Riset Perkebunan Nusantara dan PT Pascal Biotech Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman

    Bogor, 6 April 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) resmi menjalin mitra kerja sama strategis dengan PT Pascal Biotech Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang inovasi dan pengembangan. Penandatanganan berlangsung di Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor dan dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak.


    Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi kolaborasi antara dunia riset dan industri, khususnya dalam pengembangan inovasi berbasis bioteknologi di sektor perkebunan. Fokus kolaborasi mencakup penguatan penelitian, pengembangan teknologi aplikatif, serta hilirisasi hasil riset untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan nasional.


    SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability, Tjahjono Herawan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan industri perkebunan yang semakin kompleks.

    “Penandatanganan MoU ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat sinergi antara riset dan industri. Di tengah dinamika sektor perkebunan yang disrupsi, kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi,” ujarnya.


    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PT RPN memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi di bidang perkebunan nasional, khususnya dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan meningkatkan daya saing komoditas global.


    Sementara itu, Direktur Utama PT Pascal Biotech Indonesia, Miftachul Anwar, menilai kerja sama ini membuka peluang besar dalam pengembangan bioteknologi yang aplikatif dan berdampak luas.


    “Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk mengintegrasikan keunggulan riset dengan solusi bioteknologi yang kami kembangkan. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi industri perkebunan dan masyarakat secara luas,” kata Miftachul Anwar.


    Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, diharapkan lahir berbagai terobosan inovatif yang mampu mendorong kemajuan industri perkebunan dan bioteknologi di Indonesia.

  • Sinergi Riset dan Kepakaran: PT RPN dan Agrinas Palma Nusantara

    Jakarta, 17 April 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Agrinas Palma Nusantara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mencangkup kerja sama dibidang budidaya kelapa sawit, kepakaran, dan inovasi riset. Kegiatan ini berlangsung di Menara Agrinas, Jakarta.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, didampingi jajaran manajemen, serta Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), Iman Yani Harahap, bersama jajaran pimpinan.

    Sinergitas kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam pengembangan inovasi riset perkebunan yang inovatif dan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan produktivitas tanaman serta efisiensi sektor agronomis.

    Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Abdul Ghani menyampaikan bahwa sinergi kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi optimasi produksi dan keahlian di sektor perkebunan kelapa sawit.


    “Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendorong inovasi berbasis riset guna meningkatkan daya saing industri perkebunan nasional,” ujarnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap menegaskan pentingnya sinergi antar institusi dalam menjawab tantangan sektor perkebunan ke depan.


    “Melalui kolaborasi ini, RPN siap memberikan dukungan riset dan kepakaran untuk menciptakan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan bagi industri,” ungkapnya.

    Melalui penandatanganan MoU ini, kedua pihak optimis dapat menciptakan berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata, baik dalam pengembangan teknologi kelapa sawit, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun penguatan ekosistem riset di sektor perkebunan Indonesia.

  • IKBI PT RPN Tebar Kepedulian: Hadirkan Kebahagiaan di Yayasan Rumah Harapan Bogor

    Bogor, 3 Maret 2026 – Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Yayasan Rumah Harapan, Kedung Halang, ok Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/3). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab moral organisasi terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar istri karyawan PT RPN dengan masyarakat.

    Ketua IKBI PT RPN dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar bentuk bantuan materiil, namun juga dukungan moril bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

    “Kami berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat, kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi adik-adik semua untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian keluarga besar IKBI PT RPN,” ujar Ketua IKBI PT RPN.

    Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan, penyerahan santunan secara simbolis, doa bersama, serta ditutup dengan ramah tamah dan interaksi langsung bersama anak-anak yatim penghuni yayasan.

    Pihak Yayasan Rumah Harapan turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh IKBI PT RPN.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan dari IKBI PT RPN. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar IKBI PT RPN,” ungkap perwakilan Yayasan Rumah Harapan.

    Melalui kegiatan ini, IKBI PT RPN berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dalam kegiatan sosial yang menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan, sekaligus menginspirasi semangat berbagi di tengah masyarakat.

  • PT Riset Perkebunan Nusantara Terima Kunjungan Konsultasi dan Koordinasi Pansus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Bogor, 24 Februari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) dari DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka konsultasi dan koordinasi pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Riset dan Inovasi Daerah.

    Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa (24/2) di kantor PT RPN, Bogor diterima oleh SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability PT RPN, Dr. Tjhajono Herawan, beserta jajaran.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan masukan strategis terkait penguatan riset, inovasi, serta pengembangan dan hilirisasi komoditas unggulan berbasis potensi sumber daya alam di Bangka Belitung.

    Dalam sambutannya, pimpinan rombongan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan keterbukaan PT RPN dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik di bidang riset dan inovasi.

    “Kami melihat bahwa pertumbuhan dan kemajuan daerah tidak pernah lepas dari peran riset dan inovasi. Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki Bangka Belitung, kami memerlukan dukungan lembaga riset seperti PT RPN agar hilirisasi komoditas unggulan dapat berjalan optimal dan berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujar Pahlivi, S.Pi.

    Sementara itu SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability PT RPN, Dr. Tjhajono Herawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan riset hingga tahap komersialisasi.

    “Sejalan dengan kebutuhan daerah, PT RPN siap mendukung penguatan riset dan inovasi berbasis potensi lokal Bangka Belitung. Riset yang kami lakukan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi kami dorong hingga hilirisasi dan komersialisasi agar memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan daerah.” jelas Dr. Tjhajono Herawan.

    Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga riset menjadi kunci dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan daya saing daerah.

    Melalui kunjungan ini, kedua belah pihak berharap terjalin kerja sama yang lebih erat dalam penguatan kebijakan riset daerah, pengembangan komoditas strategis, serta penciptaan nilai tambah berbasis inovasi untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

  • Outstanding Research Award 2026: Penghargaan Peneliti Berprestasi PT RPN

    Bogor, 12 Februari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) memberikan penghargaan Outstanding Research Award (ORA) 2026 kepada enam peneliti terbaik dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata riset dalam mendukung transformasi bisnis perusahaan.

    ORA 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong budaya riset yang unggul, inovatif, aplikatif, dan berdampak langsung pada pengembangan model bisnis perkebunan yang berkelanjutan. Penghargaan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan strategi “The Value Engine” yang diusung dalam Rakor 2026, dengan menempatkan riset sebagai penggerak utama penciptaan nilai dalam peningkatan daya saing perusahaan. Penghargaan ini terbuka bagi peneliti aktif dengan jenjang jabatan fungsional Peneliti Ahli Pertama hingga Peneliti Ahli Utama serta memenuhi ketentuan integritas dan profesionalisme perusahaan.

    SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability PT RPN, Tjahjono Herawan, menyampaikan bahwa ORA dirancang untuk memastikan setiap penelitian harus memiliki orientasi implementasi dan dampak komersial bisnis.

    “Riset tidak boleh berhenti pada publikasi. Kami mendorong agar inovasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan, dikomersialisasikan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja perusahaan dan penguatan industri perkebunan,” ujarnya.

    Proses seleksi dilakukan secara objektif dengan menilai kinerja para peneliti selama periode 2024–2025. Aspek penilaian meliputi capaian penghargaan, publikasi ilmiah, pengembangan prototipe, kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), komersialisasi produk riset, kolaborasi riset dan bisnis, serta kegiatan diseminasi.

    Berdasarkan keputusan Dewan Juri, penghargaan Terbaik 1 diraih oleh Yora Faramitha, S.T., M.Sc., Terbaik 2 oleh Brahmani Dewa Bajra, S.T., dan Terbaik 3 oleh Dr. Mohamad Irfan Fathurrohman, M.Si. Kategori Harapan diberikan kepada Arinta Rury Puspitasari, S.P., M.P. (Harapan 1), Dr. Sigit Ismawanto, S.Si., M.Sc. (Harapan 2), dan Niken Puspita Sari, S.P., M.Si. (Harapan 3).

    Melalui ORA, PT RPN mendorong terciptanya lingkungan ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Ke depan, perusahaan berkomitmen mempercepat hilirisasi inovasi dan memperkuat sinergi antara riset dan model bisnis guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta kontribusi nyata bagi industri perkebunan nasional.

  • Integrasi Riset dan Bisnis: PT RPN Tegaskan “The Value Engine” untuk Transformasi Bisnis 2026

    Bogor, 12 Februari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 dengan mengusung tema “The Value Engine: Aligning Research, Operations, and Commercial Strategy” berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris, jajaran manajemen kandir maupun lingkup pusat penelitian, dan jajaran pengurus mitra perusahaan SPBUN PT RPN.
    Rakor 2026 menjadi forum konsolidasi strategis perusahaan untuk menyeleraskan arah kebijakan, program, dan langkah operasional dalam satu orkestrasi yang sama. Dengan menempatkan riset sebagai penggerak utama penciptaan nilai perusahaan, PT RPN tidak hanya memperkuat fondasi inovasi, tetapi juga membuka ruang akselerasi investasi dan transformasi bisnis yang berkelanjutan.
    Ketua Panitia Rakor 2026, Yabani, dalam laporannya menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta menjadi energi penting bagi perusahaan.


    “Kehadiran Bapak/Ibu merupakan suatu kehormatan dan energi bagi kami. Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan arah dan komitmen bersama. Melalui rapat koordinasi ini, kita harapkan lahir keputusan-keputusan yang tajam serta aplikatif.” ujarnya.


    Komisaris PT RPN, Eman Siswanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi model bisnis di tengah dinamika industri dan penguatan tata kelola perusahaan.


    “Kita perlu mengembangkan model bisnis yang responsif terhadap perubahan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan pemanfaatan infrastruktur dan teknologi agar pengambilan keputusan semakin akurat dan berbasis data,” ungkapnya.


    Sementara itu, Direktur PT RPN menyampaikan dalam bingkaiannya bahwa Rakor merupakan wadah strategis untuk memastikan seluruh elemen organisasi bergerak dalam frekuensi yang sama.


    “Rakor ini menjadi ruang penting untuk mengomunikasikan strategi perusahaan, agar seluruh unit memahami target yang akan kita capai dan langkah yang akan kita laksanakan. Kita harus menyelaraskan frekuensi dan memperkuat sinergi,” jelasnya.
    Direktur juga menyoroti pentingnya penguatan three lines model bisnis sebagai pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan perusahaan, serta optimalisasi riset sebagai instrumen peningkatan investasi.
    “Salah satu cara untuk menambah investasi adalah dengan memaksimalkan hasil riset. Kita harus mendorong para peneliti untuk menghasilkan riset yang unggul, aplikatif, dan memiliki nilai komersial tinggi di masa mendatang.”
    Melalui Rakor 2026, PT RPN menegaskan komitmennya menjadikan riset sebagai value engine yang mengintegrasikan inovasi, efisiensi operasional, dan strategi komersial dalam satu kesatuan arah. Hasil forum ini diharapkan dapat segera diimplementasikan guna memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
    Dengan semangat kolaborasi dan keselarasan strategi yang dibangun selama pelaksanaan, Rakor PT RPN Tahun 2026 diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan di seluruh lini organisasi. Komitmen bersama yang terbangun dalam forum ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

  • PT RPN Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten:Penguatan Infrastruktur Ramah Lingkungan melalui Inovasi Aspal Karet

    Bogor, 2 Februari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait hasil riset serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
    Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan lembaga riset dalam mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri, sekaligus menjawab tantangan kerusakan jalan akibat beban lalu lintas berat dan faktor cuaca ekstrem.
    Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar, menyampaikan apresiasi atas paparan dan kesiapan PT RPN dalam mengembangkan teknologi aspal karet.
    “Kunjungan ini relevan dengan tugas dan fungsi Komisi IV yang membidangi lingkungan hidup dan infrastruktur. Kami ingin berdiskusi lebih mendalam mengenai aspal karet, dengan harapan inovasi ini dapat menjadi alternatif solusi yang dapat diterapkan di daerah kami untuk meningkatkan kualitas jalan,” ujar Nizar.
    Sementara itu, Peneliti PT RPN, Henry Prastanto, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Komisi IV terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan.
    “Kami berharap kunjungan ini dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga hasil riset dapat diimplementasikan secara lebih luas” ungkap Henry.
    Henry menjelaskan, penelitian aspal karet di PT RPN telah dimulai sejak tahun 2010 dan kembali diintensifkan pada tahun 2016 seiring dengan tren penurunan harga karet alam yang berdampak pada kesejahteraan petani. Inovasi ini menjadi salah satu strategi peningkatan nilai tambah karet melalui diversifikasi pemanfaatan di sektor infrastruktur.
    “Aspal karet terbukti mampu menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan jalan seperti retak dan gelombang, yang umumnya disebabkan oleh beban lalu lintas berat serta faktor lingkungan. Dengan karakteristik yang lebih elastis dan fleksibel, daya tahan jalan menjadi lebih baik,” jelas Henry.
    Melalui forum diskusi tersebut, PT RPN menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang konsultasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Teknologi aspal karet diharapkan dapat diadopsi secara lebih luas, termasuk di Provinsi Banten, guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi karet nasional.
    PT RPN meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri demi pembangunan yang lebih tangguh dan berdaya saing.

  • PT RPN Hadiri Penandatanganan 55 Perjanjian Riset BPDP Mengawali Tahun 2026:Perkuat Peran Riset, Inovasi, dan Keberlanjutan Industri Sawit Nasional

    Jakarta, 27 Januari 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara turut berpartisipasi dalam agenda penandatanganan 55 perjanjian riset Program Grant Riset Sawit yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) pada awal tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendorong penguatan riset dan inovasi sektor kelapa sawit nasional yang berkelanjutan.
    Dalam kegiatan tersebut, Senior Executive Vice President Riset, Inovasi dan Sustainability, Tjahjono Herawan, hadir mewakili PT RPN, sebagai bentuk keterlibatan aktif perusahaan dalam agenda strategis pengembangan riset kelapa sawit di Indonesia.
    Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai kontrak kerja sama riset yang ditandatangani mencapai Rp88,1 miliar, dengan skema pelaksanaan multi years hingga maksimal dua tahun. Program Grant Riset Sawit merupakan program reguler BPDP yang bertujuan mendorong lahirnya riset aplikatif yang dapat diimplementasikan secara langsung dan memberikan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional.
    Selain itu, BPDP juga melaporkan capaian positif dalam komersialisasi hasil riset. Saat ini, puluhan inovasi telah memasuki tahap pilot project maupun siap dikomersialisasikan, dengan dukungan proses valuasi tingkat kesiapan teknologi yang dilakukan bersama Asosiasi Inventor Indonesia (AII).
    Partisipasi PT RPN dalam kegiatan ini menegaskan peran strategis perusahaan sebagai lembaga riset perkebunan nasional yang berkomitmen mendorong pengembangan riset, inovasi, dan praktik keberlanjutan. PT RPN terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga penelitian, industri, dan asosiasi, guna menghasilkan inovasi yang memberikan https://iccri.co.id/pt-rpn-hadiri-penandatanganan-55-perjanjian-riset-bpdp-mengawali-tahun-2026perkuat-peran-riset-inovasi-dan-keberlanjutan-industri-sawit-nasional/dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, serta daya saing industri kelapa sawit Indonesia.
    Melalui sinergi yang semakin kuat, PT RPN berharap hasil-hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dan dikomersialisasikan secara luas, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor perkebunan nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

  • Komitmen Riset Berkelanjutan: PT RPN Raih Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025

    Jakarta, 16 Desember 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menorehkan prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Riset Sawit Unggulan dan Berkelanjutan pada ajang bergengsi 4th Sawit Indonesia Award 2025 yang digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta.

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi PT RPN dalam mengembangkan riset kelapa sawit yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, peningkatan produktivitas, serta daya saing industri sawit nasional di tingkat global.

    Penghargaan diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia, Qayuum Amri, didampingi Ketua Tim Penilai Penghargaan Sawit Indonesia Award kepada SEVP Riset, Inovasi, dan Sustainability PT RPN, Tjahjono Herawan.

    Tjahjono Herawan menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi PT RPN untuk terus memperkuat peran riset dalam mendukung transformasi industri sawit nasional.

    “Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya PT RPN dalam menghadirkan solusi riset yang aplikatif dan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi antara dunia riset, industri, dan media, serta menghadirkan hasil riset yang mampu menjawab tantangan industri sawit secara menyeluruh,” ujarnya.

    PT RPN secara konsisten mengembangkan riset kelapa sawit yang mencakup aspek agribisnis hulu hingga hilir, termasuk pengembangan varietas unggul, teknologi budidaya, pengolahan hasil, hingga produk hilir bernilai tambah. Riset-riset tersebut diarahkan untuk mendukung produktivitas, efisiensi, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan pelaku industri perkebunan.

    Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 ini menegaskan peran PT RPN sebagai lembaga riset nasional yang berkontribusi aktif dalam mendorong terwujudnya industri sawit Indonesia yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

    Keterangan Lebih Lanjut:

    Divisi Sekretariat Perusahaan

    PT Riset Perkebunan Nusantara

    Ponsel: 0811-1380-3523

    Email: rpn@rpn.co.id

  • Komisi II DPRD Banten Kunjungi PT RPN, Bahas Penguatan Riset Perkebunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

    Bogor, 26 Januari 2026 PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menerima kunjungan kerja Komisi II (Bidang Perekonomian) DPRD Provinsi Banten pada Senin (26/1), di Aula Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan institusi riset dalam mendukung pengembangan agribisnis perkebunan nasional yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Banten dipimpin oleh Ketua Komisi II, Drs. KH. Iip Makmur, dan disambut oleh SEVP Riset, Inovasi, dan Sustainability PT RPN, Dr. Tjahjono Herawan.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak melakukan koordinasi dan diskusi strategis terkait pengembangan riset inovatif, benih unggul, serta layanan jasa analisis komoditas perkebunan utama, antara lain karet, kelapa sawit, teh, kina, kopi, kakao, dan gula. Agenda ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing agribisnis nasional.

    Dr. Tjahjono Herawan menegaskan pentingnya peran masukan dari wakil rakyat dalam memastikan arah riset yang dikembangkan PT RPN tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

    “Tujuan kami adalah bermanfaat untuk masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, insight dan masukan dari para wakil rakyat sangat kami butuhkan agar arah pengembangan riset PT RPN benar-benar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Tjahjono.

    Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Drs. KH. Iip Makmur, menyampaikan bahwa kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat menuntut peningkatan kapasitas dan pemahaman berbasis data dan riset.

    “Permasalahan di masyarakat saat ini sangat beragam, sementara latar belakang kami juga berbeda-beda. Karena itu, kami merasa perlu melakukan peningkatan kapasitas yang bisa kami peroleh melalui kolaborasi dengan PT Riset Perkebunan Nusantara,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Komisi II DPRD Provinsi Banten juga menyoroti keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait potensi komoditas perkebunan yang prospektif. Melalui kunjungan ini, DPRD berharap dapat memperoleh gambaran dan rekomendasi berbasis riset mengenai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan.

    “Masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi. Kami ingin mendapatkan gambaran prospek komoditas perkebunan yang menguntungkan berdasarkan hasil riset, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan dan pendampingan ke depan,” tambah Iip Makmur.

    Komisi II DPRD Provinsi Banten juga menyoroti keterbatasan informasi masyarakat terkait potensi komoditas perkebunan yang prospektif dan berkelanjutan. Melalui kunjungan ini, DPRD berharap memperoleh rekomendasi berbasis riset mengenai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai dasar perumusan kebijakan dan program pendampingan.

    Selain pemaparan materi, kunjungan kerja ini diisi dengan diskusi interaktif antara pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten dengan jajaran manajemen PT RPN. Diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai tantangan dan peluang pengembangan sektor perkebunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

    Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara DPRD Provinsi Banten dan PT RPN, khususnya dalam pemanfaatan hasil riset untuk mendukung kebijakan publik yang berpihak pada petani dan masyarakat luas. Ke depan, kedua pihak berharap terjalin kerja sama berkelanjutan dalam mendorong inovasi dan pengembangan sektor perkebunan yang inklusif dan berdaya saing

    Keterangan Lebih Lanjut:

    Divisi Sekretariat Perusahaan

    PT Riset Perkebunan Nusantara

    Ponsel: 0811-1380-3523

    Email: rpn@rpn.co.id