Category: Dunia Perkebunan

Berita seputar perkebunan lingkup PT. RPN

  • Peneliti PT RPN Raih Young Breeder Award 2025, Harumkan Industri Kelapa Sawit Indonesia

    Bogor, 19 November 2025 – Prestasi membanggakan ditorehkan Ernayunita, M.Sc., peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit,  PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) yang berhasil meraih Young Breeder Award 2025 pada ajang Indonesian Breeder Award ke-3.

    Young Breeder Award merupakan penghargaan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI) bekerja sama dengan IPB University dan PT East West Seed Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada pemulia muda berprestasi yang dinilai mampu menghadirkan inovasi varietas unggul dengan dampak terhadap ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan penguatan ekosistem riset pertanian nasional.

    Prosesi penganugerahan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, dalam rangkaian Seminar Nasional PERIPI 2025 bertema “Breeding is Giving”. Penghargaan diserahkan oleh Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., bersama Managing Director PT East West Seed Indonesia Dr. Ir. Glenn Pardede, M.M., M.B.A.

    Seminar Nasional PERIPI 2025 dihadiri oleh pemulia tanaman, peneliti, akademisi, mahasiswa, serta praktisi terkait. Kegiatan ini mencakup sesi pleno dengan pembicara internasional, di antaranya Prof. Bunyamin Tar’an, Ph.D. dari University of Saskatchewan, Kanada, serta Katalin Pakozdi, Global Head of Breeding East-West Seed, dan diskusi paralel mengenai pengembangan teknik pemuliaan modern di era pertanian 5.0. Indonesian Breeder Award yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pemulia tanaman Indonesia guna mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

    Pencapaian Ernayunita menegaskan peran PT RPN dalam mendukung inovasi genetika tanaman untuk mendorong kedaulatan pangan nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda pemulia Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional.

    —

    Keterangan Lebih Lanjut:

    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI

    PT Riset Perkebunan Nusantara

    Ponsel: 0811-1380-3523

    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT RPN melalui PPKS Hadir dan Bergerak Cepat: Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Korban Banjir

    Senin, 8 Desember 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak banjir di beberapa wilayah Singkil, Desa Pakubuan Tanjung Pura, dan Desa Batu Barus.

    Banjir yang melanda kawasan tersebut menimbulkan kondisi yang memprihatinkan. Rumah warga dan sekolah terendam, akses transportasi terputus, serta masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Situasi ini mendorong PT RPN untuk segera mengambil langkah cepat membantu warga yang membutuhkan.

    Melalui tim PPKS yang terdiri dari Dwi Chessy Andini Pohan serta Rivaldy Yustanto Pasaribu (wilayah Batu Barus), Ryan Syah Syokry (wilayah Singkil), serta Prio Adika Juansyah dan Putra (wilayah Tanjung Pura), bantuan langsung disalurkan ke titik-titik lokasi bencana. Tim membawa sembako dan kebutuhan harian lainnya dan membagikannya secara langsung kepada warga terdampak, dengan mengedepankan nilai kepedulian dan empati.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT RPN dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat di sekitar wilayah operasional. PT RPN berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan pascabencana. PT RPN juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat dan saling membantu, karena kepedulian yang diberikan hari ini akan sangat berarti bagi mereka yang menerimanya.

    —

    Keterangan Lebih Lanjut:

    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI

    PT Riset Perkebunan Nusantara

    Ponsel: 0811-1380-3523

    Email: rpn@rpn.co.id

  • Solusi Jalan Ramah Lingkungan: Aspal Karet PT RPN Siap Mengubah Standar Nasional

    BOGOR – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) mengimplementasikan teknologi aspal karet di lingkungan perusahaan, khususnya di area Kantor Direksi di Kota Bogor, sejak Oktober 2025. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur sekaligus upaya perusahaan menghadirkan solusi yang lebih ramah lingkungan.


    Aspal karet merupakan campuran antara aspal dan aditif berbahan dasar karet alam yang diformulasikan dalam komposisi khusus, sehingga menghasilkan permukaan jalan yang lebih kuat, tahan lama, dan memiliki ketahanan yang lebih baik. Teknologi tersebut dikembangkan oleh tim riset PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet (PPK).


    Setelah penerapan dilakukan, PT RPN memperkenalkan hasil inovasi tersebut kepada Board of Advisory Indonesia Plantation Institute (IPI). Direksi RPN mengajak untuk meninjau langsung ke lokasi pemasangan aspal karet di Bogor. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka mengenai performa, manfaat, dan potensi pengembangan teknologi tersebut ke depan.


    “Ini menjadi bukti komitmen RPN dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur nasional, sekaligus memaksimalkan potensi karet alam Indonesia” Ujar Direktur PT RPN.

    PT RPN menegaskan bahwa pemanfaatan karet alam dalam pembangunan infrastruktur merupakan langkah strategis untuk menghasilkan jalan yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas konstruksi jalan, inovasi ini juga membuka potensi penguatan industri perkebunan karet nasional.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Respons Cepat di Tengah Bencana: PT RPN Melalui PPKS Medan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Komplek Yangambi

    MEDAN, 30 November 2025 – Banjir dengan ketinggian mencapai 2 hingga 4 meter melanda wilayah Komplek Yangambi PPKS Medan, menyebabkan sejumlah rumah warga terendam hingga ke bagian atap. Menyikapi kondisi darurat tersebut, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) segera mengerahkan bantuan tanggap bencana untuk membantu masyarakat yang terdampak.


    Kepala PPKS, Winarna, turun langsung ke kawasan yang terdampak untuk memastikan kondisi warga, tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Kehadiran Beliau di lapangan menjadi bagian penting dari upaya PPKS dalam merespons cepat situasi darurat dan memastikan seluruh langkah penanganan berjalan tepat sasaran.


    “Tim kami bergerak cepat menyiapkan langkah-langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi. Situasi di lapangan sangat memerlukan respons yang cepat dan terkoordinasi,” ujar Winarna.


    Selain itu, Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) Basis PPKS turut berperan aktif dengan mendirikan posko bantuan dan dapur umum. IKBI membantu proses pendataan warga, menyediakan logistik, hingga distribusi bantuan yang dibutuhkan korban banjir. Sinergi antara tim lapangan yang dipimpin langsung oleh Winarna dan dukungan operasional IKBI di posko menjadikan proses penanganan lebih terarah dan efektif.

    PT RPN menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi hingga kondisi kembali pulih. Perusahaan berharap bantuan tanggap darurat yang diberikan dapat meringankan beban warga yang terdampak serta dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

    —
    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT RPN Perkuat Koordinasi dan Teknologi: Jamin Ketersediaan Benih Berkualitas

    Pasuruan, 27 November 2025 – Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Iman Yani Harahap, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), yang merupakan salah satu unit kerja di bawah PT RPN, bersama Tim Project Management Office (PMO) untuk meninjau sekaligus memperkuat koordinasi terkait penyediaan benih di lapangan.


    Kegiatan ini digelar sebagai upaya konkret perusahaan untuk meningkatkan efektivitas rantai produksi benih yang menjadi tulang punggung kebutuhan operasional masa depan yang lebih besar dan berkelanjutan.


    Kunjungan kerja ini membahas tiga agenda utama; yaitu evaluasi kebutuhan aktual di lapangan untuk mengatasi segala kemungkinan kendala; pembahasan penguatan rantai pasok produksi benih dari pemuliaan hingga distribusi; dan roadmap penerapan teknologi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan mutu secara signifikan.


    Dalam kesempatan tersebut, Iman Yani Harahap mengatakan bahwa kesuksesan penyediaan benih unggul tidak bisa diraih oleh satu bagian saja.

    “Penyediaan benih yang berkualitas membutuhkan sinergi, ketelitian, dan komitmen dari seluruh lini. Dengan koordinasi yang solid, kita bisa memastikan hasil yang lebih unggul dan berkelanjutan,” tegasnya.


    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perusahaan meyakini kolaborasi antarbagian merupakan kunci untuk menjawab tantangan kompleks di industri perbenihan. Namun, komitmen PT RPN tidak hanya berhenti pada penguatan kerja sama antar pekerja, melainkan juga diwujudkan melalui penerapan transformasi digital yang terintegrasi dalam setiap aspek operasionalnya.

    Usai sesi diskusi, tim langsung melakukan uji coba teknologi drone yang diintegrasikan dengan aplikasi Glow Green, produk pupuk presisi unggulan PT RPN. Teknologi ini memungkinkan pengaturan takaran, sebaran, dan timing pemupukan secara real-time berdasarkan kondisi spesifik setiap petak lahan.

    “Pemanfaatan drone dan aplikasi pupuk Glow Green adalah langkah nyata transformasi teknologi di RPN. Inovasi ini akan membantu mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman yang pada ujungnya bermuara pada benih yang lebih bernas dan sehat,” jelas Direktur PT RPN.

    Melalui penguatan koordinasi tim dan adopsi teknologi tepat guna, PT RPN menargetkan peningkatan produktivitas lahan, konsistensi kualitas benih, efisiensi biaya operasional, dan kontribusi langsung terhadap kesuksesan bisnis jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan tuntutan era industri 4.0 di sektor pertanian, menjadikan PT RPN tidak hanya sebagai penyedia benih, tetapi pionir solusi perbenihan terintegrasi yang andal untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Pengurus SPBUN PT RPN Periode 2025–2029 Resmi Dilantik

    Bogor, 3 Desember 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) melaksanakan pelantikan dan pengukuhan pengurus Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PT RPN masa bakti 2025-2029 di Aula Kantor Direksi PT RPN. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Organisasi (MUSOR) SPBUN yang digelar pada 17 Oktober 2025.


    Dalam MUSOR tersebut, Taufiq Caesar Hidayat terpilih sebagai Ketua Umum SPBUN PT RPN menggantikan Ilham Lubis. Acara pelantikan dihadiri oleh Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) Asmanuddin Sinaga, Direktur PT RPN Iman Yani Harahap, jajaran manajemen, serta pengurus dan perwakilan anggota serikat pekerja.

    Ketua Umum SPBUN PT RPN periode 2025-2029, Taufiq Caesar Hidayat, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran serikat pekerja sebagai mitra konstruktif bagi perusahaan.

    “SPBUN akan menempatkan diri sebagai mitra strategis dan objektif, memastikan aspirasi karyawan tersampaikan sekaligus menjaga nilai integritas dan keadilan dalam organisasi dan perusahaan,” ujarnya.


    Ketua Umum FSPBUN, Asmanuddin Sinaga, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam membangun hubungan industrial yang sehat.

    “Kesejahteraan karyawan sejalan dengan kesehatan perusahaan. Moto ‘perusahaan sehat, karyawan sejahtera’ harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama,” tutur beliau.

    Ia juga mengapresiasi komitmen SPBUN PT RPN dan menyatakan kesiapan untuk mendukung penyelesaian berbagai isu strategis.
    Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap, memberikan apresiasi atas dedikasi kepengurusan sebelumnya dan menyambut baik pengurus baru.

    “PT RPN memiliki posisi strategis dalam ekosistem PTPN Group. Regenerasi ini diharapkan memperkuat organisasi karena SDM adalah unsur penting dalam keberlanjutan perusahaan,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa manajemen siap berdiskusi dan berkolaborasi dalam mengatasi tantangan operasional ke depan.

    Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi SPBUN PT RPN dalam memperkuat peran strategisnya. Dengan kepemimpinan baru dan komitmen kolaboratif antara serikat pekerja serta manajemen, diharapkan tercipta hubungan industrial yang lebih konstruktif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan bersama. PT RPN optimis bahwa sinergi yang terbangun akan mendorong organisasi semakin tangguh dan siap menghadapi tantangan menuju daya saing nasional maupun global.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT RPN melalui P3GI Hadirkan Solusi Isu OPT Tanaman Tebu Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Kapasitas Petani dalam Pertanian Berkelanjutan

    Surabaya, 15 November 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) menyelenggarakan pelatihan tentang Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Tebu Ramah Lingkungan, yang berlangsung pada 12 hingga 15 November 2025. Pelatihan ini bertujuan memberikan solusi atas tantangan OPT yang sering dihadapi petani, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik budidaya yang ramah lingkungan, menjaga kesehatan tanah serta mengatasi hama dan penyakit pada tanaman tebu.


    Pelatihan ini dimulai dengan pengenalan dasar mengenai tantangan pengelolaan OPT di tingkat lapangan dan pentingnya penerapan prinsip pertanian berkelanjutan. Peserta, yang terdiri dari petani dan praktisi perkebunan, mendapat kesempatan untuk mempelajari teknik-teknik terbaru dalam pengendalian hama uret dan pengerek batang, metode penanganan penyakit luka api serta pemilihan varietas unggul yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan dalam pertanian.


    Selama empat hari, peserta menerima kombinasi materi teoritis dan praktik lapangan. Pada sesi praktik, peserta mempelajari langsung analisis usaha tani serta penerapan teknik pengendalian OPT yang sesuai standar. Selain itu, peserta mengikuti tes pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman serta memberikan gambaran mengenai efektivitas pelatihan.


    “Kami menyambut baik pelatihan ini, karena pengendalian OPT adalah tantangan besar yang dihadapi petani setiap hari. Pemahaman yang lebih baik mengenai teknik pengendalian ramah lingkungan akan sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu mereka sekaligus menjaga keberlanjutan lahan. Saya berharap, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diaplikasikan oleh peserta dan membawa dampak positif di wilayah masing-masing,” ujar Dydik Rudy Presty,

    Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, yang turut hadir dalam acara pembukaan.
    Pelatihan ini dirancang untuk membantu petani mempersiapkan diri menghadapi tantangan budidaya di masa depan, terutama di tengah perubahan iklim dan meningkatnya serangan OPT. Dengan mengadopsi teknik budidaya yang lebih ramah lingkungan, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan tanaman tebu, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan lahan pertanian.

    Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, PT RPN berharap pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi sektor pertanian lainnya, terutama dalam penerapan pendekatan berbasis solusi ramah lingkungan akan semakin penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan petani.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Terobosan Besar Menuju Swasembada Gula: PT RPN melalui P3GI Gelar Pelatihan Intensif Bongkar Ratoon dan Pengembangan Areal Tebu

    Pasuruan, 18 November 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) menyelenggarakan Pelatihan Percepatan Swasembada Gula Nasional melalui Bongkar Ratoon dan Pengembangan Areal Tebu pada 17–18 November 2025 di Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi tenaga lapangan serta meningkatkan produktivitas budidaya tebu melalui penerapan teknologi dan praktik terbaik di sektor perkebunan.


    Pelatihan diikuti oleh tenaga lapangan dan praktisi perkebunan dari berbagai wilayah. Selama dua hari, peserta memperoleh kombinasi materi klasikal dan praktik lapangan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman teknis secara komprehensif.


    Pada hari pertama, narasumber menyampaikan materi mengenai Good Agricultural Practices (GAP), teknik bongkar ratoon, serta strategi optimalisasi hasil melalui mekanisasi modern. Penyampaian dilakukan secara interaktif untuk memperluas wawasan peserta serta memperdalam pemahaman terhadap pengelolaan tebu yang efisien dan berkelanjutan.


    Pada hari kedua, peserta mengikuti sesi praktik lapangan yang meliputi penerapan teknologi budidaya dan teknik bongkar ratoon sesuai standar. Metode praktik ini memberikan pengalaman langsung yang semakin memperkuat materi teoritis serta meningkatkan keterampilan peserta dalam menerapkan inovasi di wilayah kerja masing-masing.


    Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Aris Lukito, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia perkebunan.


    “Pelatihan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga komitmen kami dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya tebu. Kami berharap seluruh pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dan memberikan dampak positif bagi pengembangan perkebunan nasional,” ujarnya.


    Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Dydik Rudy Presetya, turut hadir dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.


    “Kami mendorong pelatihan seperti ini karena peningkatan kompetensi tenaga lapangan adalah kunci keberhasilan produksi tebu nasional. Dengan pemahaman teknologi dan praktik budidaya yang tepat, peserta dapat membawa perubahan positif di daerah masing-masing,” ungkapnya.


    Melalui pelatihan ini, PT RPN berupaya meningkatkan kemampuan teknis tenaga lapangan serta mendorong penerapan teknologi budidaya tebu yang lebih efektif. Pengetahuan dan praktik yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan di wilayah kerja masing-masing untuk mendukung peningkatan kinerja budidaya tebu.


    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • PT RPN melalui Puslitkoka Dukung Transformasi Industri Cokelat Nasional melalui Pelatihan Kompetensi Pelaku Usaha bersama Kemenperin

    Jember, 19 November 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) Mengambil peran penting dalam mendukung percepatan transformasi industri cokelat nasional melalui penyelenggaraan pelatihan peningkatan kompetensi pelaku usaha. Program ini terlaksana melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar.


    Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas SDM industri pengolahan kakao, khususnya pelaku UMKM dan pengusaha cokelat, dengan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses kakao bean to bar. Materi mencakup penanganan pascapanen, fermentasi, sortasi, teknik pengolahan biji kakao, penyimpanan, uji mutu, hingga inovasi produk cokelat modern berbasis riset Puslitkoka.


    Kepala Puslitkoka, Dini Astika Sari, menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan industri cokelat Indonesia melalui riset aplikatif dan pelatihan yang mudah diimplementasikan oleh sektor usaha.


    “Puslitkoka terus berupaya menghadirkan pelatihan yang relevan, aplikatif, dan berbasis riset untuk mendorong UMKM cokelat naik kelas serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Dini.

    Pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Merrijantij Punguan Pintaria, yang menekankan pentingnya kompetensi SDM sebagai fondasi penguatan daya saing industri cokelat nasional.


    “Indonesia memiliki potensi kakao yang besar, namun peningkatan kapasitas SDM dan kualitas produk adalah kunci agar pelaku industri kita mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.


    Para peserta yang berasal dari berbagai daerah memperoleh pendampingan intensif mengenai teknik produksi, standar mutu, inovasi, dan strategi pengembangan produk agar dapat memperluas daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

    Melalui kolaborasi ini, Puslitkoka-PT RPN dan Kemenperin menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga riset, pemerintah, dan pelaku usaha sebagai langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri kakao Indonesia. Pelatihan tidak hanya fokus pada kompetensi teknis, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem inovasi yang berkelanjutan, mulai dari kualitas bahan baku, efisiensi proses produksi, hingga inovasi produk cokelat bernilai tambah tinggi.

    Dengan peningkatan kapasitas SDM dan dukungan teknologi berbasis riset, industri cokelat Indonesia diharapkan menjadi lebih kuat, kompetitif, serta memiliki peluang besar untuk menguasai pasar domestik dan menembus pasar internasional secara berkelanjutan.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id

  • Kolaborasi PT RPN-Puslitkoka dengan PT AMMAN dalam Pengembangan Kopi Robusta: Buka Peluang Ekonomi Masyarakat Area Tambang

    Sumbawa Barat, 28 Oktober 2025 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) berkolaborasi dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dalam pengembangan perkebunan kopi robusta di Desa Rarak Ronges, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 20–26 Oktober 2025 ini merupakan langkah strategis untuk mendorong potensi ekonomi masyarakat di sekitar area tambang PT Amman Mineral.


    Program pengembangan perkebunan kopi yang berkelanjutan ini dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat dan petani lokal, khususnya dalam penyiapan lahan untuk penanaman kopi robusta di area demplot. Tim ahli Puslitkoka yang terdiri dari Novi Pranata Erdiansyah, Hari Agung, dan Fendi Cahyono N. memberikan pendampingan teknis untuk memastikan seluruh tahapan budidaya mengikuti kaidah praktik pertanian yang baik.

    Dalam dua hari kerja, sebanyak 1.600 lubang tanam berhasil disiapkan di area demplot yang menjadi lokasi percontohan. Selain pendampingan lapangan, tim Puslitkoka juga memberikan edukasi terkait kopi, memaparkan perkembangan program demplot, serta menjelaskan penerapan praktik budidaya yang tepat. Melalui kegiatan ini, petani diharapkan semakin mampu mengelola budidaya kopi dari hulu hingga hilir, termasuk dalam strategi peningkatan produktivitas dan kualitas kopi robusta di wilayah tersebut.

    “Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan PT Amman Mineral. Melalui pendampingan teknis, kami berharap praktik budidaya kopi yang tepat dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi robusta di Sumbawa Barat,” tutur perwakilan Puslitkoka.

    RPN–Puslitkoka memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem kopi yang lebih kuat. Melalui pendekatan berbasis riset, inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar area tambang, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang dan meningkatkan kesejahteraan petani.

    Keterangan Lebih Lanjut:
    Divisi Sekretariat Perusahaan & TI
    PT Riset Perkebunan Nusantara
    Ponsel: 0811-1380-3523
    Email: rpn@rpn.co.id