Month: July 2026

  • PT RPN Sambut Delegasi Duke Corporate Education Bahas Inovasi, ESG & Transformasi Perkebunan

    PT RPN Sambut Delegasi Duke Corporate Education Bahas Inovasi, ESG & Transformasi Perkebunan

    Kunjungan Duke Corporate Education: PT RPN Bahas Inovasi, ESG, dan Transformasi Industri Perkebunan

    Bogor, 21 Juli 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) menerima kunjungan delegasi Duke Corporate Education (Duke CE) dalam rangka company visit yang bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pengembangan kepemimpinan, inovasi, serta implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) pada sektor perkebunan.

    Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan transformasi yang tengah dilakukan PTPN Group melalui RPN, khususnya dalam pengembangan riset, inovasi, digitalisasi, dan praktik bisnis berkelanjutan yang mendukung daya saing industri perkebunan di tingkat global.

    Delegasi Duke CE disambut oleh jajaran manajemen PT RPN dan mengikuti berbagai sesi, mulai dari pemaparan profil perusahaan, demonstrasi teknologi digital seperti Chat OPA, e-Hara, dan NusaGIS, hingga diskusi interaktif mengenai tantangan dan peluang industri perkebunan masa depan. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Unit Bogor Getas serta Kebun Percobaan Kopyor Ciomas untuk melihat secara langsung aktivitas riset dan inovasi yang dikembangkan RPN.

    Dalam sambutannya, SEVP Riset, Inovasi & Sustainability PT RPN, Dr. Misnawi, menegaskan bahwa industri perkebunan menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis seiring dengan pertumbuhan pasar global bisnis sektor perkebunan yang senantiasa berubah .

    "Perkebunan semakin berkembang dan semakin besar. Tantangan yang kita hadapi pun semakin besar. Karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci. Pertemuan antara Duke Corporate Education, PT RPN, dan PTPN Group merupakan kesempatan berharga untuk mempererat kerja sama dalam membangun industri perkebunan yang lebih maju, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga memperluas jejaring dan dampaknya di tingkat global." Ungkap Misnawi.

    Sementara itu, Managing Director for Middle East & APAC Duke Corporate Education, Mr. Dennis Foo, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari PTPN Group dan PT RPN.

    "Terima kasih kepada PTPN Group dan seluruh panitia yang telah menerima kami hari ini. Berbagi wawasan mengenai ESG menjadi sangat penting karena keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kita membutuhkan ESG hari ini, besok, dan di masa depan sebagai fondasi bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan."Ujar Dennis.

    Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia industri dan institusi pendidikan global. Pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia, mempercepat inovasi, dan mendorong transformasi sektor perkebunan menuju industri yang lebih modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

    Melalui kolaborasi lintas negara dan lintas sektor ini, PT Riset Perkebunan Nusantara bersama PTPN Group terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri perkebunan Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam ekosistem perkebunan berkelanjutan di tingkat dunia.

    Foto Kegiatan Pendukung

    Foto Kegiatan

    Foto Kegiatan

  • Festival Kopyor 2026 Bogor: Sinergi Riset, Edukasi, dan Agrowisata Kelapa Kopyor PPKS

    Festival Kopyor 2026 Bogor: Sinergi Riset, Edukasi, dan Agrowisata Kelapa Kopyor PPKS

    Festival Kopyor 2026: Sinergi Kolaborasi Riset, Edukasi dan Ekonomi Berkelanjutan

    Bogor, 11 Juli 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Unit Bogor kembali menyelenggarakan agenda tahunan yaitu Festival Kopyor 2026. Acara berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kelapa kopyor sebagai komoditas unggulan Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi riset, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan agrowisata.

    Festival secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor sebagai aset strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan riset, inovasi, serta sektor gastronomi di Kota Bogor.

    "Pemerintah Kota Bogor mendukung penuh penyelenggaraan Festival Kopyor 2026 sebagai sarana edukasi publik sekaligus daya tarik agrowisata baru di Kota Bogor. Kelapa kopyor hasil inovasi PPKS terbukti memiliki kualitas unggul dan nilai ekonomi tinggi yang dapat mendorong UMKM dan pariwisata daerah," ujar Dedie.

    Kepala PPKS Unit Bogor, Dr. Agung Wahyu Susilo, menjelaskan bahwa kelapa kopyor kultur jaringan hasil riset PPKS memiliki keunggulan produktivitas tinggi dengan tingkat kepastian kopyor mencapai 95-100% per tandan, jauh di atas kopyor alam biasa.

    "Penyelenggaraan Festival Kopyor 2026 bertujuan untuk lebih mendekatkan hasil riset teknologi kultur jaringan kelapa kopyor kepada masyarakat luas, petani, pelaku industri olahan makanan, dan investor. Kami ingin kelapa kopyor tidak hanya dikenal sebagai buah eksotis, tetapi juga menjadi komoditas bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan," jelas Agung.

    Festival Kopyor 2026 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain: bazar olahan kuliner dan minuman segar berbasis kelapa kopyor, pameran produk bibit kopyor bersertifikat, lokakarya teknik budidaya dan pemeliharaan pohon kopyor, lomba kreasimakanan kopyor antar-UMKM, serta wisata petik buah kopyor langsung di kebun percobaan.

    Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 2.500 orang selama dua hari pelaksanaan festival. Melalui kegiatan ini, PT RPN dan PPKS berharap popularitas dan adopsi budidaya kelapa kopyor unggul dapat semakin meluas di seluruh penjuru Indonesia.

  • Lewat PPKS, PT RPN Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Medbun Awards 2026

    Lewat PPKS, PT RPN Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Medbun Awards 2026

    PT RPN Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Medbun Awards 2026: Dari Inovasi Menuju Prestasi

    Medan, 9 Juli 2026 – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Medbun Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Media Perkebunan di Medan, Kamis (9/7).

    Medbun Awards merupakan bentuk apresiasi Media Perkebunan kepada perusahaan, institusi, lembaga, dan insan perkebunan yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing industri perkebunan nasional melalui inovasi, keberlanjutan, peningkatan kinerja, serta penguatan sumber daya manusia, khususnya di sektor kelapa sawit.

    Dalam perhelatan tahun ini, PT RPN – PPKS berhasil memboyong dua kategori penghargaan utama, yaitu:

    Kategori Inovasi Teknologi Perkebunan Terbaik – atas pengembangan riset bahan tanam unggul kelapa sawit tahan cekaman iklim dan inovasi pupuk hayati berbasis mikroba lokal yang terbukti meningkatkan produktivitas serta efisiensi pemupukan di lahan perkebunan.

    Kategori Lembaga Riset dan Pengembang Industri Sawit Berkelanjutan – atas peran aktif PPKS dalam mendampingi petani sawit rakyat melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR), sertifikasi ISPO, serta penyebarluasan praktis teknis budidaya yang ramah lingkungan.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Media Perkebunan, Bapak Qayum Amala, dan diterima oleh Kepala PPKS, Dr. Edwin Syahputra Lubis, didampingi jajaran peneliti utama PPKS.

    Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Kepala PPKS, Dr. Edwin Syahputra Lubis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Media Perkebunan serta seluruh pihak yang terus mendukung keberadaan PPKS sebagai pusat keunggulan riset kelapa sawit di Indonesia.

    "Penghargaan ini merupakan bukti komitmen dan kerja keras seluruh insan peneliti dan staf PT RPN – PPKS yang tanpa henti terus berinovasi untuk menjawab berbagai tantangan di industri kelapa sawit. Prestasi ini bukan akhir, melainkan pendorong semangat bagi kami untuk terus menghadirkan teknologi dan solusi riset yang berdampak nyata bagi kemajuan industri perkebunan nasional dan kesejahteraan petani," ujar Edwin.

    Ajang Medbun Awards 2026 dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri atas pejabat Kementerian Pertanian, perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), pimpinan perusahaan perkebunan BUMN dan swasta, asosiasi petani sawit, akademisi, serta insan pers nasional.

    Keberhasilan meraih dua penghargaan ini semakin memperkuat posisi PT Riset Perkebunan Nusantara melalui PPKS sebagai institusi riset terdepan yang tidak hanya unggul dalam riset dan sains, tetapi juga mampu mentransformasikan hasil penelitian menjadi solusi praktis dan komersial yang mendukung industri kelapa sawit Indonesia yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

    Foto Kegiatan Pendukung

    Foto Kegiatan

    Foto Kegiatan